Olahraga

Timnas Panjat Tebing Raih Tiga Medali di Krakow

Bagikan:
Podium atlet panjat tebing Indonesia merayakan medali di World Climbing Series Krakow

Timnas Panjat Tebing Indonesia merebut satu emas, satu perak, dan satu perunggu pada World Climbing Series Krakow di Polandia, Sabtu–Minggu, 4–5 Juli 2026. Medali itu diraih dari nomor speed perorangan putri, speed perorangan putra, dan speed relay campuran, sebagai persiapan menuju Asian Games yang tinggal kurang dari dua bulan lagi.

Rincian medali dan catatan waktu

Atlet Indonesia menunjukkan performa kuat di nomor speed. Berikut hasil akhir pada final yang menentukan podium:

Nomor Emas Perak Perunggu
Speed Perorangan Putri Desak Made Rita Kusuma Dewi — 6,54 detik Natalia Kalucka — 6,62 detik Emma Hunt — 11,37 detik
Speed Perorangan Putra Samuel Watson (AS) — 4,60 detik Yicheng Zhao (Tiongkok) — 4,69 detik Raharjati Nursamsa (INA) — 4,79 detik
Speed Relay Campuran China 1 — 10,89 detik Indonesia 2 (Antastafi Robby Al Hilmi & Desak Made) — 11,30 detik China 2 — (peroleh podium ketiga, Indonesia 1 kalah dari China 1)

Perjuangan Desak Made

Desak Made Rita Kusuma Dewi tampil konsisten sejak babak 16 besar hingga final. Di final, pesaingnya termasuk Natalia Kalucka, Emma Hunt, dan Aleksandra Miroslaw. Miroslaw mengalami false start sehingga gugur, memberi jalan bagi Desak mencatatkan waktu 6,54 detik dan memastikan emas.

Prestasi ini mengulang kemenangan Desak pada seri Krakow sebelumnya; ia juga juara IFSC World Cup Krakow pada 6 Juni 2025.

"Untuk Desak, selamat back to back di series Krakow. Juara di series khusus speed ini memang sudah seharusnya dan yang paling penting momen ini telah mengembalikan rasa percaya dirinya setelah selalu terhambat di beberapa series sebelumnya. Ini modal penting buat Desak menjelang Asian Games yang tinggal kurang dari dua bulan lagi. Semoga next series Chamonix (Prancis) kembali maksimal,"

Ucapan itu disampaikan oleh manajer Timnas, Wahyu Pristiawan Buntoro, saat evaluasi hasil pertandingan pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Nomor putra dan speed relay

Di nomor putra, Raharjati Nursamsa bersaing ketat dengan Samuel Watson (AS) serta Yicheng Zhao dan Shouhong Chu (Tiongkok). Watson keluar sebagai juara dengan 4,60 detik, disusul Zhao 4,69 detik, dan Raharjati meraih perunggu 4,79 detik.

Untuk nomor speed relay campuran, Indonesia menurunkan dua pasangan:

  • Indonesia 1: Raharjati Nursamsa & Rajiah Salsabillah (gagal pada perebutan perunggu versus China)
  • Indonesia 2: Antastafi Robby Al Hilmi & Desak Made (berhasil meraih perak setelah mengalahkan tim AS)

Respons pelatih dan prospek ke depan

Asisten Pelatih Speed, Fitriyani, menyatakan rasa syukur atas capaian tim dan menyampaikan harapan untuk seri berikutnya. Ia juga mengingatkan masih ada nomor yang berlaga pada Minggu, 5 Juli 2026.

"Alhamdulillah, hari ini Tim Indonesia sudah mendapatkan tiga medali, masing-masing satu emas, perak, dan perunggu dari nomor berbeda. Terima kasih untuk doa dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia,"

Hasil di Krakow menjadi modal penting menjelang Asian Games dan seri Chamonix (Prancis). Tim berharap momentum ini berlanjut pada pertandingan selanjutnya.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait