KAI Group Layani 259 Juta Pelanggan pada Semester I 2026
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Group melayani 258,99 juta pelanggan sepanjang Semester I 2026, naik 7,55 persen dibanding periode sebelumnya. Laporan resmi itu dirilis secara tertulis pada 4 Juli 2026 dan juga mencatat distribusi angkutan barang berbasis rel sebesar 32,498,043 ton.
Capaian penumpang dan pertumbuhan layanan
Angka tersebut menunjukkan peningkatan pilihan masyarakat terhadap transportasi rel yang dinilai aman, terjangkau, dan terintegrasi. KAI Commuter menjadi kontributor utama, melayani 204.151.200 pelanggan sepanjang paruh pertama tahun.
Sementara itu, LRT Jabodebek mengangkut 16.018.911 penumpang. Pertumbuhan penumpang ini mendorong KAI untuk terus meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan.
Penambahan rute dan fasilitas
KAI menambah sejumlah layanan dan stasiun untuk mendukung mobilitas. Kereta Api Sangkuriang relasi Bandung–Ketapang resmi dioperasikan sejak 1 Mei 2026. Kereta Api Pandalungan 2 (Gambir–Jember) mulai beroperasi pada 18 Juni 2026.
Stasiun baru Jakarta International Stadium melayani naik turun pelanggan Commuter Line sejak 22 Juni 2026. Selain itu, Kereta Api Rajabasa ditata ulang untuk menambah kapasitas angkut melalui peningkatan formasi rangkaian.
Segmen pelanggan dan layanan khusus
KAI menyesuaikan layanan menurut karakteristik pelanggan. Layanan baru Kereta Petani Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak tercatat telah melayani puluhan ribu pelanggan, menegaskan fokus pada segmen daerah dan ekonomi lokal.
"Sepanjang Semester I 2026, KAI Group melayani 258,99 juta pelanggan. Angka ini menunjukkan bahwa kereta api semakin dipilih masyarakat untuk perjalanan yang aman, terjangkau, dan terintegrasi. Bagi KAI, pertumbuhan ini perlu selalu diikuti dengan peningkatan keselamatan, kualitas layanan, dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,"
Angkutan barang dan keselamatan
Sektor logistik rel mencatat volume muatan sebesar 32.498.043 ton. Untuk memperkuat kapasitas angkutan batu bara di Sumatra, KAI mendatangkan 1.080 gerbong datar tambahan.
KAI menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Salah satu langkah penataan keselamatan adalah penutupan 172 perlintasan prioritas, dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah.
"Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap layanan KAI. Penutupan 172 perlintasan prioritas merupakan langkah penting untuk menekan potensi risiko di jalur kereta api,"
Komitmen energi dan layanan ke depan
Manajemen menyampaikan apresiasi kepada pelanggan sekaligus menegaskan komitmen terhadap transformasi energi ramah lingkungan. KAI mempercepat program menuju penggunaan bahan bakar B50 sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi.
"KAI Group akan terus menjaga kepercayaan ini melalui layanan yang semakin aman, nyaman, mudah diakses, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia,"
Dengan basis pelanggan dan volume logistik yang meningkat, KAI fokus pada peningkatan kapasitas, keselamatan, dan transisi energi untuk mendukung mobilitas yang berkelanjutan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Kemendag Ajak Pelaku Usaha Jatim Perluas Ekspor lewat TEI 2026
Kemendag ajak pelaku usaha Jawa Timur ikut TEI 2026 di ICE BSD (14-18 Okt) untuk memperluas pasar ekspor dan...
Harga Emas Antam Stabil pada 5 Juli 2026
Harga emas Antam stabil di Logam Mulia pada Minggu, 5 Juli 2026; 1 gram tercatat Rp2.670.000 setelah koreksi...
KAI Services Apresiasi Prami yang Selamatkan Bayi di Kereta
KAI Services mengapresiasi prami Wanda Putri Lestari yang menyelamatkan bayi dua bulan ditemukan di toilet K...
Malahayati Konsultan: Edukasi Pinjol Tetap Berjalan Meski Proses Administratif
Malahayati Konsultan tetap menjalankan edukasi literasi pinjol di Jakarta Selatan, meski proses administrati...
Tiga Stasiun Terhubung Pelabuhan Layani 3,88 Juta Penumpang
Merak, Ketapang, dan Tanjung Priok layani 3,88 juta penumpang pada Semester I 2026, naik 5,12% dari 2025.
KAI Layani 308.874 Wisatawan Mancanegara Semester I 2026
KAI melayani 308.874 wisatawan mancanegara pada Semester I 2026, tumbuh 2,54% dibanding 2025 dengan kontribu...