Tiga Stasiun Terhubung Pelabuhan Layani 3,88 Juta Penumpang
Tiga stasiun kereta api yang terhubung langsung ke pelabuhan melayani 3.880.577 pergerakan penumpang sepanjang Semester I 2026, naik 5,12% dibandingkan periode sama 2025. Data ini disampaikan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai bagian dari laporan kinerja konektivitas antarmoda.
Data per stasiun
KAI mencatat kinerja positif pada Stasiun Merak (Banten), Ketapang (Banyuwangi), dan Tanjung Priok (Jakarta Utara). Berikut rincian pergerakan pelanggan pada paruh pertama 2026:
| Stasiun | Gate In (naik) | Gate Out (turun) | Total Pergerakan |
|---|---|---|---|
| Merak (Banten) | 306.571 | 331.640 | 638.211 |
| Ketapang (Banyuwangi) | 191.115 | 211.347 | 402.462 |
| Tanjung Priok (Jakarta Utara) | 1.488.531 | 1.351.373 | 2.839.904 |
Peran stasiun terhadap konektivitas antarmoda
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menilai stasiun yang terkoneksi langsung dengan pelabuhan punya peran strategis. Mereka memudahkan penumpang melanjutkan perjalanan laut dan rute harian.
“Tidak semua pelabuhan memiliki layanan penumpang. Karena itu, stasiun yang terkoneksi dengan pelabuhan penyeberangan orang dan terminal penumpang kapal laut memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat melanjutkan perjalanan antarmoda secara lebih mudah.” — Anne Purba
Di lintas Rangkasbitung–Merak, layanan menunjukkan peran dekat dengan kebutuhan warga. KAI mencatat 2.414.115 pelanggan reguler menggunakan layanan Commuter Line lintas barat pada periode ini.
“Lintas Rangkasbitung–Merak memiliki peran yang dekat dengan kebutuhan harian masyarakat. Ada pelanggan yang bekerja, berdagang, membawa hasil pertanian, berwisata, hingga melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Merak.” — Anne Purba
Fasilitas khusus dan kontribusi lokal
Selain layanan reguler, KAI menyediakan gerbong sosial bernama Kereta Petani Pedagang. Fasilitas ini memfasilitasi mobilitas pelaku usaha lokal dan telah melayani 26.074 pelanggan pada paruh pertama 2026.
Rencana penguatan layanan terintegrasi
Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, menyatakan KAI akan memperkuat layanan di stasiun-stasiun yang berperan penting untuk konektivitas laut. Tanjung Priok, Merak, dan Ketapang menjadi fokus untuk meningkatkan integrasi transportasi antarmoda.
“KAI akan terus memperkuat layanan di stasiun-stasiun yang memiliki peran strategis bagi konektivitas antarmoda. Merak, Ketapang, dan Tanjung Priok menunjukkan bahwa kereta api dapat menjadi penghubung penting menuju perjalanan laut, baik untuk penyeberangan orang maupun kapal penumpang antarpulau.” — Wisnu Pramudya
Dengan tren kenaikan penumpang, upaya peningkatan fasilitas dan koordinasi antarmoda dinilai penting untuk mendukung mobilitas warga dan kelancaran perjalanan laut pada sisa tahun 2026.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital dengan Regulasi Adaptif
OJK memperkuat ekosistem keuangan digital lewat regulasi adaptif dan Roadmap IAKD 2026-2031, dibahas dalam s...
OJK Terbitkan POJK 7/2026 untuk Penguatan Permodalan BPR
OJK mengeluarkan POJK Nomor 7 Tahun 2026 untuk memperkuat permodalan BPR, mulai berlaku 30 Juni 2026 dengan...
OJK Tuntaskan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana di BPR DCN
OJK menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus BPR DCN ke kejaksaan, usai berkas dinyatakan lengkap. Tersa...
OJK Perkuat Literasi Pasar Modal Syariah di Universitas Gontor
OJK gelar kuliah umum di Universitas Gontor untuk tingkatkan literasi pasar modal syariah dan dorong partisi...
Harga Emas Antam Naik Rp19.000/gram, Rincian Harga 4 Juli 2026
Harga emas Antam naik Rp19.000/gram pada 4 Juli 2026; 1 gram Rp2.670.000, buyback Rp2.429.000. Berikut dafta...
KAI Siapkan SF12 di Stasiun Bogor untuk Atasi Lonjakan Penumpang
KAI menyiapkan rangkaian 12 kereta (SF12) dan pengembangan peron di Stasiun Bogor menyusul catatan pergeraka...