Pertumbuhan Ekonomi Sergai Triwulan I 2026 Mencapai 5,78%
SEIRAMPAH — Kabupaten Serdang Bedagai mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 sebesar 5,78% year-to-year, menempatkan daerah ini sebagai salah satu yang tumbuh tercepat di Provinsi Sumatera Utara. Data Sensus Ekonomi 2026 dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Serdang Bedagai menunjukkan capaian tersebut, dengan pertumbuhan kumulatif (c-to-c) sama besar dan kenaikan triwulanan (q-to-q) sebesar 1,18% dibanding Triwulan IV 2025.
Pencapaian dan peringkat di Sumatera Utara
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sergai, Nurchinta Depi Tambunan, mengatakan perkembangan ini menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi daerah bergerak positif meski ada tantangan nasional dan global. Menurutnya, laju 5,78 persen menempatkan Sergai di peringkat kedua tercepat di antara kabupaten/kota se-Sumut, hanya terpaut tipis dari pemimpin provinsi yang mencatat laju 5,83 persen, serta berada di atas beberapa daerah besar seperti Kota Medan dan Kabupaten Langkat.
Nurchinta mengatakan bahwa berbagai kebijakan pembangunan pemerintah daerah mulai memberikan dampak nyata terhadap penguatan ekonomi masyarakat, sehingga pemerintah terus mendorong iklim investasi dan memperkuat sektor produktif.
Sektor penggerak dan struktur ekonomi
Menurut data BPS Kabupaten Sergai, pertumbuhan tertinggi berasal dari sektor jasa akomodasi dan makan minum yang melesat 20,07%. Sektor konstruksi tumbuh 11,68% dan perdagangan meningkat 9,49%. Di sisi lain, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan — yang selama ini menjadi penopang utama — masih menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan 4,78%, sedangkan industri pengolahan tumbuh tipis 0,36%.
Struktur ekonomi Sergai hingga Triwulan I 2026 masih didominasi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan kontribusi 45,51% terhadap Produk Domestik Regional Bruto. Kontributor terbesar berikutnya adalah industri pengolahan 16,87%, perdagangan besar dan eceran beserta reparasi kendaraan 15,67%, dan konstruksi 9,20%.
Respons pemerintah daerah dan prospek
Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai menilai capaian ini sebagai bukti ketahanan ekonomi daerah dan hasil sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat. Pemkab berencana mempertahankan tren positif sepanjang 2026 melalui penguatan sektor unggulan, perbaikan infrastruktur, kemudahan investasi, serta pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Nurchinta menegaskan fokus pada pertumbuhan yang tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga inklusif dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah akan memakai capaian Sensus Ekonomi 2026 sebagai modal untuk perencanaan dan pelaksanaan program ekonomi ke depan.
Dengan demikian, pertumbuhan 5,78 persen menjadi sinyal bahwa strategi pembangunan ekonomi Kabupaten Serdang Bedagai berada pada jalur yang tepat dan membuka peluang peningkatan kualitas hidup warga secara berkelanjutan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Madina Tampilkan UMKM dan Seni Gordang Sambilan di PRSU ke-50
Paviliun Madina di PRSU ke-50 menampilkan produk UMKM, kopi Mandailing, dan Gordang Sambilan, serta menjajak...
Langsa Tampil Memukau di Karnaval Budaya Rakernas APEKSI 2026
Kota Langsa memukau di Karnaval Budaya Rakernas APEKSI 2026 di Medan, menonjolkan keberagaman budaya pesisir...
Desa Huta Padang Tingkatkan Ketahanan Pangan lewat Aku Hatinya PKK
Desa Huta Padang tingkatkan ketahanan pangan keluarga lewat program Aku Hatinya PKK; monitoring dilaksanakan...
Polres Tapanuli Tengah Tangkap Dua Pengedar Sabu di Sarudik dan Sibuluan
Satresnarkoba Polres Tapanuli Tengah menangkap dua diduga pengedar sabu di Sarudik dan Sibuluan; barang bukt...
USU dan PERDATIN Gelar Bakti Sosial Penanganan Nyeri Kronis
FK USU dan PERDATIN menggelar bakti sosial penanganan nyeri kronis di Puskesmas Sentosa Baru untuk diagnosis...
Bupati Labuhanbatu Hadiri Pembukaan PRSU ke-50 di Medan
Bupati Labuhanbatu dr. Maya Hasmita hadir pada pembukaan PRSU ke-50 di Medan. Wagub Surya membuka acara dan...