USU dan PERDATIN Gelar Bakti Sosial Penanganan Nyeri Kronis
Medan, 4 Juli – Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) bersama UPT Puskesmas Sentosa Baru menggelar bakti sosial penanganan nyeri kronis sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-74 Fakultas Kedokteran USU. Kegiatan ini didukung oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (PERDATIN) Sumatera Utara, Dinas Kesehatan Kota Medan, dan Rumah Sakit Adam Malik untuk memberikan diagnosis dan penanganan tepat kepada masyarakat.
Fenomena nyeri kronis seperti gunung es
Ketua PERDATIN Sumatera Utara, Dr. dr. John Frans Sitepu, menyatakan kasus nyeri kronis di masyarakat masih tinggi dan sering tidak terdiagnosis dengan baik. Hasil skrining beberapa tahun terakhir menunjukkan banyak pasien belum tahu kemana harus mencari perawatan yang tepat.
Fenomena nyeri kronis ini seperti gunung es. Banyak masyarakat yang tidak tahu harus berobat ke mana. Akhirnya mereka hanya datang ke puskesmas untuk mengambil obat pereda nyeri secara berulang hingga berisiko mengalami efek samping akibat penggunaan obat dalam jangka panjang.
Menurut John, kondisi ini mendorong PERDATIN Sumut untuk terus membuka edukasi dan pelayanan agar masyarakat memperoleh penanganan yang sesuai penyebab nyeri.
Fokus pada sumber nyeri
Tim dokter dalam bakti sosial melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum menentukan tindakan medis. Pendekatan ini berbeda dari terapi nyeri biasa yang sering hanya menekan gejala.
Kami langsung mendiagnosis apa penyebab nyerinya, sumber nyerinya di mana, kemudian kami arahkan bagaimana penanganan selanjutnya. Pengobatan yang kami lakukan berfokus pada sumber nyeri, bukan sekadar menghilangkan rasa sakit, tetapi juga mengupayakan penyembuhan.
Kelompok lansia paling sering mengalami nyeri kronis akibat proses degeneratif. Namun, usia produktif juga rentan, misalnya karena saraf terjepit atau gangguan tulang belakang. Gejala awal meliputi kesulitan berjalan, gangguan aktivitas sehari-hari, dan berkurangnya kemampuan beribadah. Jika dibiarkan, kondisi bisa makin parah bahkan mengakibatkan kehilangan kemampuan berjalan.
Target layanan dan kelanjutan program
Setiap kegiatan bakti sosial menargetkan melayani sekitar 100 pasien. Ini kali kedua program dilakukan setelah pelaksanaan serupa pada peringatan Hari Kesehatan Nasional.
Harapan kami masyarakat tidak bingung lagi mencari tempat berobat ketika mengalami nyeri kronis. Dengan penanganan yang tepat, kualitas hidup masyarakat juga akan meningkat.
Harapan Puskesmas dan testimoni pasien
Kepala UPT Puskesmas Sentosa Baru, dr. Hari Putra Dermawan, mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dan berharap kegiatan menjadi rutin, misalnya setiap enam bulan, agar masyarakat mendapat layanan gratis secara berkala.
Alhamdulillah kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama berbagai pihak. Harapan kami kegiatan seperti ini bisa menjadi rutinitas sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan secara gratis.
Puskesmas juga berencana bekerja sama dengan kecamatan untuk mengidentifikasi warga dengan keluhan nyeri agar dapat mengikuti pemeriksaan komprehensif. Salah satu peserta, Masdalifa (50), mengaku terbantu setelah mengalami nyeri lutut selama setahun pasca-patah kaki akibat kecelakaan.
Saya sangat senang dengan adanya pengobatan gratis ini karena sangat membantu masyarakat seperti saya. Harapan saya bisa kembali berjalan dengan baik dan nyeri di lutut bisa sembuh.
Kolaborasi antara organisasi profesi, institusi pendidikan, fasilitas layanan kesehatan, dan pemerintah daerah diharapkan meningkatkan kesadaran bahwa nyeri kronis dapat didiagnosis dan ditangani secara tepat, sehingga ketergantungan pada obat pereda nyeri berkurang dan kualitas hidup pasien meningkat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Aceh Terima Aspirasi YLBH-KI Terkait Perkara Aceh Barat
Polda Aceh menerima aspirasi YLBH-KI Aceh Barat di Mapolda, menuntut penanganan perkara oleh Polres Aceh Bar...
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Darul Imarah, Aceh Besar
Ratusan warga Darul Imarah antre untuk membeli paket sembako bersubsidi Rp224.000 pada pasar murah Pemkab Ac...
Kapolda Sumut: Nugraha Sakanti Jadi Amanah dan Pemicu Kualitas Pelayanan
Kapolda Sumut menyatakan Nugraha Sakanti sebagai amanah dan dorongan meningkatkan profesionalisme serta kual...
Bupati Asahan Hadiri HUT ke-26 APKASI di Deliserdang
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menghadiri HUT ke-26 APKASI (1-3 Juli 2026) di Deliserdang untuk perkuat...
Kepala BNN Deliserdang Bantah Tuduhan Penganiayaan pada Samuel
Ibu melapor ke Polda Sumut soal dugaan penganiayaan anaknya saat razia; Kepala BNN Deliserdang membantah ker...
Kepala BNN Deliserdang Bantah Tudingan Penganiayaan
Kepala BNN Deliserdang Kombes Pol Josua Tampubolon membantah tuduhan penganiayaan terhadap terduga saat razi...