Messi: Argentina Masih Banyak Kekurangan Meski Lolos 16 Besar
Lionel Messi mengakui timnas Argentina masih memiliki banyak kekurangan meski berhasil memastikan tiket 16 besar usai menang dramatis 3-2 atas Tanjung Verde di Miami Stadium. Pernyataan itu disampaikan usai laga yang berlangsung ketat dan berlanjut ke extra time.
Messi akui performa belum ideal
Kapten tim menilai kemenangan patut disyukuri, tetapi masih ada pekerjaan rumah yang harus diperbaiki sebelum menghadapi laga berikutnya. Messi menyorot inkonsistensi permainan tim yang kadang tampil baik namun juga kerap melakukan kesalahan mendasar.
"Hari ini kami mengerahkan segalanya, seperti biasa. Ada saat kami bermain baik, ada juga saat kami bermain buruk,"
"Selain berhasil lolos, memang ada hal-hal baik yang kami lakukan. Namun, kami juga harus memperbaiki banyak kekurangan, dan menurut saya jumlahnya cukup banyak pada pertandingan ini."
Kronologi gol dan momen penting
Argentina sempat unggul lebih dulu lewat gol indah dari Messi. Namun Tanjung Verde memberikan perlawanan sengit dan berhasil memaksa pertandingan masuk babak tambahan waktu.
Pada menit ke-92, Lisandro Martínez membawa kembali keunggulan bagi Albiceleste, tetapi tim lawan menyamakan kedudukan melalui aksi spektakuler Sidny Lopes Cabral pada menit ke-103.
Kemenangan akhirnya ditentukan oleh gol bunuh diri setelah sundulan Cristian Romero membentur Diney Borges dan berbelok masuk ke gawang sendiri. Gol tersebut memastikan skor akhir 3-2 untuk Argentina.
Pengakuan atas kualitas lawan dan ancaman Piala Dunia
Messi juga memuji penampilan Tanjung Verde yang menyulitkan permainan Argentina sepanjang laga. Ia menegaskan tidak ada lawan yang mudah di level turnamen besar seperti Piala Dunia.
"Kami tahu pertandingan ini akan sangat sulit. Mereka punya alasan mengapa tidak kalah dari Spanyol dan Uruguay,"
"Setelah mencetak gol pertama, kami pikir permainan akan lebih mudah dikendalikan, tetapi justru terjadi sebaliknya. Kami kehilangan bola, terlalu banyak bertahan, gagal menekan dengan baik, dan mereka memanfaatkan kelebihan yang dimiliki."
Messi menambahkan bahwa persaingan di Piala Dunia 2026 berlangsung sangat ketat, sehingga setiap tim memiliki peluang untuk memberi kejutan.
Reaksi pelatih dan catatan rekor
Pelatih Lionel Scaloni juga mengakui masih ada poin yang harus dibenahi. Meski begitu, ia memberi pujian kepada pemain atas sikap pantang menyerah yang akhirnya membawa kemenangan.
"Tidak ada lawan yang mudah. Selamat untuk Tanjung Verde. Kami akan membahas hal-hal yang masih kurang dengan para pemain, tetapi kami juga membawa pulang sisi positifnya, kami tidak pernah menyerah."
Kemenangan ini memperpanjang rekor kemenangan Argentina menjadi 11 laga beruntun, sebuah catatan terbaik dalam sejarah tim nasional tersebut.
Dengan evaluasi internal yang jelas, Argentina kini harus segera membenahi kelemahan yang terungkap, jika ingin melangkah jauh di fase gugur turnamen.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Brasil vs Norwegia: Guimaraes Balas Haaland Jelang 16 Besar
Bruno Guimaraes menilai pernyataan Haaland sebagai strategi psikologis; Brasil siapkan rencana untuk membata...
Timnas Panjat Tebing Raih Tiga Medali di Krakow
Timnas Panjat Tebing Indonesia meraih 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu di World Climbing Series Krakow, sebag...
Mbappé Kutuk Gaya Main Kotor Paraguay Usai Prancis Menang 1-0
Kylian Mbappé mengecam gaya permainan Paraguay usai Prancis menang 1-0 di babak gugur Piala Dunia 2026; Pran...
Mbappe Samai Gabungan Gol Empat Legenda di Piala Dunia
Mbappe mencetak penalti yang bawa Prancis ke perempat final Piala Dunia 2026; total 19 golnya kini setara ga...
Ibrahimovic Puji Maroko usai Cukur Kanada 3-0
Zlatan Ibrahimovic memuji Maroko usai mengalahkan Kanada 3-0 di Piala Dunia 2026; ia menyebut kemenangan lay...
Raja Mohammed VI Telepon Hakimi Usai Maroko ke Perempatfinal
Raja Mohammed VI menelepon pelatih Mohammed Wahbi dan kapten Achraf Hakimi usai Maroko menang 3-0 atas Kanad...