Komunitas Difabel Netra Apresiasi Siaran Piala Dunia RRI
Jakarta — Komunitas difabel netra memberi apresiasi kepada Radio Republik Indonesia (RRI) karena menghadirkan siaran pandangan mata untuk Piala Dunia 2026, yang membantu pendengar tunanetra memahami jalannya pertandingan secara rinci.
Apresiasi komunitas difabel
Penghargaan ini disampaikan karena laporan siaran RRI memberi gambaran detail yang memungkinkan penyandang tunanetra mengikuti pertandingan dan mendapatkan informasi yang setara dengan pendengar lain.
"Kalau di Piala Dunia, kami bisa menikmati pertandingan dengan nyaman karena RRI menyediakan laporan pandangan mata. Dari siaran langsung RRI kami bisa memperoleh gambaran dan pengetahuan mengenai pertandingan," kata Nur Syarif Ramadhan saat diwawancara, Minggu, 5 Juli 2026.
Audio description, teknologi yang berdampak
Menurut Nur Syarif, penyelenggara Piala Dunia telah menyediakan layanan audio description yang memberikan narasi khusus bagi penonton tunanetra. Teknologi ini menjelaskan momen penting, posisi pemain, dan suasana stadion secara lisan.
"Di Piala Dunia, FIFA sudah menyediakan audio description untuk menonton sepak bola. Teknologi adaptif seperti ini seharusnya bisa diadopsi agar pengalaman menonton pertandingan menjadi lebih inklusif," tambahnya.
Peran RRI dalam menghadirkan akses
Siaran pandangan mata RRI disiapkan oleh tim yang dipimpin reporter senior, termasuk Yanto Prawironegoro. Selain narasi reporter, sejumlah pengamat sepak bola hadir untuk menyajikan data dan fakta terkait tim yang bertanding.
Hadirnya format siaran ini tidak hanya disiarkan secara langsung, tetapi juga dikemas dalam kegiatan komunitas seperti Debar (Dengar Bareng) dan Nobar (Nonton Bareng) di sejumlah stasiun RRI daerah. Langkah ini memudahkan pendengar di lapangan untuk mengikuti jalannya pertandingan dengan gaya khas para reporter RRI.
Dampak sosial dan inklusivitas
Komunitas tunanetra menilai akses yang setara terhadap siaran olahraga membantu mereka ikut serta dalam percakapan publik. Informasi yang sama memungkinkan mereka berdiskusi tentang pertandingan tanpa merasa terpinggirkan.
"Selama ini masih ada stigma bahwa penyandang disabilitas tidak bisa mengikuti banyak hal. Ketika masyarakat berbicara tentang Piala Dunia, kami juga tahu apa yang sedang dibicarakan sehingga bisa ikut berdiskusi," ujar Nur Syarif Ramadhan.
Menurutnya, adopsi layanan audio description dan teknologi adaptif di penyiaran olahraga nasional merupakan langkah penting untuk mewujudkan kesetaraan akses informasi.
Prospek ke depan
Keberlanjutan siaran yang inklusif akan bergantung pada komitmen lembaga penyiaran dan dukungan teknis. Jika diadopsi lebih luas, format seperti yang dipakai RRI berpotensi menjadi standar yang memperluas partisipasi penyandang disabilitas dalam ruang publik olahraga.
Dengan demikian, siaran Piala Dunia tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga mendorong transformasi sosial menuju akses yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Daryz Juara Prix de l'Arc de Triomphe 2026 untuk Kedua Kali
Daryz dan joki Mickael Barzalona mempertahankan gelar Prix de l'Arc 2026 di ParisLongchamp pada 4 Oktober, j...
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...