Tiga Kades Nagan Raya Ikut 'Kepala Desa Masuk Kampus', Satu Raih Penghargaan
Nagan Raya — Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMGP4) mengirim tiga kepala desa untuk mengikuti program Kepala Desa Masuk Kampus dari Dirjen Pemdes Kemendagri. Kegiatan berlangsung di Universitas Indonesia pada 29 Juni–2 Juli 2026.
Delegasi Kades Nagan Raya
Delegasi dari Nagan Raya terdiri atas dua kades perempuan dan satu kades laki-laki. Mereka dipilih untuk mewakili daerah serta memperkuat kapasitas pemerintahan desa.
- Fatmi Riska Yeni, S.KM — Kades Meugatmeh, Kecamatan Seunagan Timur
- Fitri Ningsih — Kades Purwosari, Kecamatan Kuala Pesisir
- Heri Dermawan Adnan — Kades Kuala Tuha, Kecamatan Kuala Pesisir
Penghargaan Mahasiswa Terbaik
Dalam kegiatan tersebut, Fatmi Riska Yeni berhasil meraih penghargaan sebagai mahasiswa terbaik program Kepala Desa Masuk Kampus. Penghargaan diserahkan oleh Dirjen Pemdes Kemendagri, Laode Ahmad P. Bolombo.
Tujuan Pelatihan dan Alasan Pemilihan
Kepala Dinas DPMGP4, Said Mudhar, menjelaskan alasan pemilihan peserta. Dua kades perempuan dikirim untuk representasi keterwakilan perempuan. Sementara Kades Kuala Tuha dipilih karena dinilai sukses mengembangkan Teknologi Tepat Guna (TTG) Posyantek Seulanga Kuala Tuha.
"Maka dua orang Kades perempuan sebagai representatif keterwakilan perempuan dan 1 orang laki-laki Kades Kuala Tuha yang kita kirimkan karena sukses membina Teknologi Tepat Guna (TTG) Posyantek Seulanga Kuala Tuha,"
Said Mudhar menekankan tujuan utama pengiriman ini adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia penyelenggara pemerintahan desa. Pelatihan diharapkan mendorong kepala desa menjadi lebih inovatif dalam pembangunan gampong dan pelayanan publik.
"Kita meningkatkan sumber daya manusia para penyelenggara pemerintah desa melalui pendidikan dan pelatihan agar Kades lebih inovatif dan kreatif dalam membangun gampong serta pelayanan masyarakat,"
Implementasi Hasil Pelatihan
Pemerintah daerah berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat langsung diimplementasikan di desa masing-masing. Selain itu, materi dan pengalaman diharapkan dibagikan kepada keuchik/kepala desa lain di Kabupaten Nagan Raya agar manfaatnya meluas.
Dengan penguatan kapasitas seperti ini, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik desa dan percepatan inovasi lokal yang sesuai kebutuhan masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kompolnas Tinjau Nominator Kompolnas Awards 2026 di Polres Simalungun
Tim Kompolnas kunjungi Polres Simalungun untuk menilai Aiptu Bona Sinaga sebagai nominator Kompolnas Awards...
Pangdam I/BB Kunjungi Simalungun, Pemkab Tekankan Sinergitas
Pangdam I/Bukit Barisan kunjungi Simalungun pada 19 Agustus 2026; Pemkab dan TNI perkuat sinergi mendukung p...
Cinta, Siswi SD Harapan 1 Medan, Raih Puluhan Prestasi Akademik dan Nonakademik
Luvena "Cinta" siswi SD Harapan 1 Medan konsisten raih prestasi akademik dan lomba nasional sejak 2019 hingg...
DPRD Bandung Kunjungi Bapenda Medan, Fokus Optimalisasi PAD
DPRD Kota Bandung berkunjung ke Bapenda Medan pada 19/8 untuk mempelajari strategi optimalisasi PAD, termasu...
Rico Waas: PWPM Harus Profesional dan Beradaptasi Teknologi
Wali Kota Medan Rico Waas mendorong PWPM profesional dan adaptif ke platform digital saat Raker I PWPM Medan...
10.003 Peserta Meriahkan Pawai Alegoris HUT ke-81 di Langsa
Sebanyak 10.003 peserta dari 105 satuan pendidikan meriahkan Pawai Alegoris, Sepeda Hias, dan Becak Hias HUT...