Langkat Raih Penghargaan Pelestarian Bahasa, Bupati Terima Undangan
Stabat, 20 Mei 2026 — Bupati Langkat H. Syah Afandin, S.H., menerima audiensi Kepala Balai Bahasa Sumatera Utara, Dr. Asrif, di Rumah Dinas Bupati, Kwala Bingei, Stabat. Pertemuan pada Rabu itu membahas penguatan sinergi pelestarian bahasa daerah dan penyerahan undangan penerimaan penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah dalam rangka Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional.
Peserta dan tujuan audiensi
Pertemuan tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah dan tim Balai Bahasa. Turut mendampingi Bupati, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat Ilhamsyah Bangun dan Kabag Prokopim Winanda Akbar. Dari Balai Bahasa hadir Dr. Asrif bersama ahli bahasa Agus Bambang Hermanto dan Widya Bahasa Saiful Bahri Lubis.
- Bupati Langkat: H. Syah Afandin, S.H.
- Kepala Balai Bahasa Sumatera Utara: Dr. Asrif
- Kepala Dinas Pendidikan Langkat: Ilhamsyah Bangun
- Kabag Prokopim: Winanda Akbar
- Ahli Bahasa: Agus Bambang Hermanto
- Widya Bahasa: Saiful Bahri Lubis
Alasan penghargaan dan capaian Langkat
Dr. Asrif menjelaskan tujuan audiensi adalah mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan undangan resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Ia menyebutkan bahwa pada 2025, Pemerintah Pusat melaksanakan revitalisasi terhadap 105 bahasa dan dialek dari 36 provinsi sebagai bagian upaya menjaga keberlangsungan bahasa daerah.
Menurutnya, penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah diberikan kepada kepala daerah yang menunjukkan praktik baik dalam pelestarian bahasa melalui dunia pendidikan, kebijakan daerah, dan pelibatan aktif masyarakat. Kabupaten Langkat tercatat sebagai salah satu dari 27 kabupaten/kota yang menerima penghargaan tersebut atas upaya revitalisasi Bahasa Melayu Langkat.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah pusat kepada Pemerintah Kabupaten Langkat yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah Melayu Langkat,” ujar Dr. Asrif.
Jadwal puncak Festival
Puncak acara Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional dijadwalkan berlangsung pada Senin, 25 Mei 2026 di Gedung Garuda, Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kemendikdasmen, Jalan Raya Parung, Ciputat Bojongsari, Depok. Undangan resmi diserahkan sebagai konfirmasi kehadiran perwakilan daerah penerima penghargaan.
Tanggapan pemerintah daerah
Bupati Syah Afandin menyatakan kebanggaan dan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa pelestarian bahasa daerah merupakan bagian penting menjaga identitas budaya dan warisan leluhur.
“Bahasa daerah adalah jati diri dan kekayaan budaya yang harus dijaga bersama. Pemerintah Kabupaten Langkat akan terus mendukung program pelestarian bahasa Melayu Langkat melalui pendidikan, kegiatan budaya, dan keterlibatan generasi muda agar bahasa daerah tetap hidup,” kata Bupati Syah Afandin.
Ia juga memberi apresiasi kepada Balai Bahasa Sumatera Utara atas pendampingan program revitalisasi. Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan pelestarian bahasa sebagai identitas bangsa.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
32 WNI Bermasalah Asal Sumut Dideportasi dari Malaysia
Sebanyak 32 WNI-B asal Sumut dideportasi dari Penang dan tiba di KNIA 20 Agustus; BP3MI Sumut memfasilitasi...
Lomba Pedagang Pasar Induk Lambaro Meriahkan HUT ke-81 RI
Diskopukmdag Aceh Besar menggelar lomba bagi pedagang Pasar Induk Lambaro pada 19 Agustus untuk memeriahkan...
Staf Ahli Wali Kota Binjai Tinjau Penumpukan Sampah di Berngam
Staf Ahli Wali Kota Binjai meninjau penumpukan sampah di Kelurahan Berngam dan minta warga tidak membuang sa...
Sumabee Honey Diluncurkan, 195 Warga Jantho Terlibat Budidaya Madu
Sumabee Honey diluncurkan; 195 warga dari delapan gampong Kota Jantho terlibat dalam budidaya lebah yang men...
BI Luncurkan KKI dan Perluas MDR QRIS 0 Persen untuk Perkuat Ekonomi Digital
BI meluncurkan KKI dan perluas MDR QRIS 0% untuk mendukung UMKM serta akselerasi digitalisasi sistem pembaya...
Wagub Aceh dan Wamendagri Tinjau Blang Padang, Bahas Status Lahan
Wagub Aceh dan Wamendagri meninjau Lapangan Blang Padang (8,9 ha) untuk membahas status lahan, wakaf histori...