Warga Medan Gelar Penyembelihan 19 Hewan Kurban di Masjid Musyawarah
Medan — Suasana haru dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Masjid Musyawarah, Jalan STM Gang Syukur, Kelurahan Sitirejo II, Kecamatan Medan Amplas, Rabu (27/5). Kegiatan rutin itu digelar untuk merayakan Idul Adha dan mempererat tali persaudaraan antarwarga.
Pelaksanaan dan jumlah hewan kurban
Penyembelihan berlangsung sejak pagi dan berjalan tertib. Tahun ini panitia menyembelih 19 ekor hewan kurban, yang terdiri dari 11 ekor lembu dan 8 ekor kambing. Seluruh hewan merupakan sumbangan dari para pekurban di lingkungan masjid.
Peran panitia dan partisipasi warga
Pelaksanaan dikoordinasi oleh panitia yang dipimpin oleh H. Hilman Djaya, didampingi wakil ketua H. Hendra dan bendahara H. Sofyan Sitorus. Proses teknis penyembelihan dipimpin oleh H. Harun AR bersama tim panitia.
Warga, termasuk ibu-ibu dan pemuda, bahu-membahu menyiapkan proses pemotongan hingga pembagian daging. Meski pekerjaan fisik cukup berat, semangat dan tanggung jawab panitia terlihat jelas demi memastikan pembagian daging merata kepada masyarakat.
Bantuan dari Pemerintah Provinsi
Pada kesempatan itu, panitia menerima bantuan satu ekor lembu dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada warga setempat pada momen berbagi Idul Adha.
Makna kurban menurut pengurus masjid
Ketua Panitia, H. Hilman Djaya, menyatakan rasa syukur atas kekompakan warga yang terus terjaga.
"Yang paling saya syukuri adalah rasa kekeluargaan masyarakat di sekitar masjid ini sangat erat, seperti keluarga sendiri. Dengan kebersamaan itu, semua pekerjaan terasa lebih ringan dan kegiatan bisa berjalan lancar,"
Sementara itu, Ketua Kenaziran Masjid Musyawarah, H. Indra Nasution, S.Pd.I MA, menekankan bahwa ibadah kurban mengajarkan banyak nilai sosial dan spiritual.
"Kurban mengajarkan tentang hubungan manusia dengan Allah SWT, hubungan antarsesama manusia, serta pentingnya saling membantu dan peduli terhadap sesama tanpa membedakan latar belakang,"
Penutup
Kegiatan kurban di Masjid Musyawarah tidak hanya memenuhi kewajiban ibadah, tetapi juga memperkuat jaringan sosial dan gotong royong di lingkungan. Panitia berharap semangat kebersamaan dan kepedulian ini terus terjaga di tahun-tahun mendatang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
ASPERA Mini Studio: Transformasi Digital Pembelajaran Speaking SAS
ASPERA Mini Studio hadir sebagai sistem pembelajaran speaking digital di SAS, memadukan studio, multimedia,...
Subulussalam Beringin Menuju Desa Definitif, BIG Lakukan Verifikasi Batas
Desa Persiapan Subulussalam Beringin menjalani verifikasi batas wilayah oleh BIG setelah peroleh kode regist...
Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Lonjakan Perceraian dan Kekerasan Anak
Ketua DPRK Banda Aceh kunjungi Mahkamah Syar'iyah, soroti lebih dari 300 perkara perceraian Jan–Sep 2026 dan...
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...