Lamongan Serahkan KUA-PPAS 2027: 9 Fokus Percepatan Infrastruktur
LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan secara resmi menyerahkan Rancangan KUA-PPAS 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lamongan, Kamis (9/7/2026). Nota pengantar dokumen disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara. Dokumen ini dipersiapkan sebagai landasan penyusunan APBD 2027 dan menempatkan percepatan pemerataan infrastruktur sebagai fokus utama.
KUA-PPAS 2027 dan tema pembangunan
Rancangan KUA-PPAS 2027 menetapkan tema “Percepatan Pemerataan Infrastruktur Dasar Berkualitas dan Infrastruktur Ekonomi Strategis yang Berwawasan Lingkungan.” Tema ini diselaraskan dengan kebijakan nasional dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Wakil Bupati menyatakan fokus kebijakan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat dan memaksimalkan potensi daerah secara berkelanjutan.
"Pemkab Lamongan berkomitmen penuh untuk mempercepat pembangunan yang merata, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat daya saing daerah, serta menjaga kelestarian lingkungan demi tercapainya target kemajuan di tahun 2027," ujar Wabup Dirham.
Indikator makro dan postur keuangan
Pemkab memasang target indikator makro yang ambisius. Pertumbuhan ekonomi ditargetkan tumbuh 5,50 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) diproyeksikan meningkat menjadi 77,8.
Target lain mencakup penurunan angka kemiskinan menjadi 11,87 persen dan menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) hingga 4,05 persen.
"Tidak hanya dari sisi materiil, Pemkab Lamongan juga menaruh perhatian besar pada harmoni sosial dengan menargetkan Indeks Kesalehan Sosial di angka tinggi, yakni 90,05," kata Wabup Dirham.
Postur APBD 2027 dirancang seimbang. Proyeksi Pendapatan Daerah mencapai Rp3.099.584.627.643, sementara Belanja Daerah dialokasikan sebesar Rp3.099.499.421.760. Terdapat surplus anggaran sebesar Rp85.205.882 yang akan dikelola melalui pembiayaan netto.
| Komponen | Nilai (Rp) |
|---|---|
| Pendapatan Daerah | 3.099.584.627.643 |
| Belanja Daerah | 3.099.499.421.760 |
| Surplus | 85.205.882 |
9 Fokus pembangunan utama
Untuk mewujudkan tema besar itu, Pemkab merumuskan 9 Fokus Pembangunan Utama yang diorganisir ke dalam 15 Program Prioritas Daerah. Fokus tersebut meliputi:
- Pengendalian banjir & mitigasi kekeringan: normalisasi saluran, penguatan drainase, optimalisasi rumah pompa, pembangunan floodway, waduk, dan embung desa.
- Konektivitas wilayah (JAMULA & Lamongan Menyala): melanjutkan program Jalan Mantap dan Alus Lamongan serta menambah 10.000 titik lampu penerangan jalan.
- Ketahanan pangan & hilirisasi: modernisasi teknologi pertanian, perikanan, dan peternakan untuk meningkatkan nilai tambah.
- Peningkatan kualitas SDM: akselerasi penurunan stunting, penguatan layanan kesehatan, pendidikan inklusif, dan perluasan beasiswa.
- Penguatan sosial & keagamaan: pembinaan harmoni, toleransi, dan nilai spiritual masyarakat.
- Ekonomi rakyat & pariwisata (Ramasinta): digitalisasi UMKM, pengembangan wirausaha muda, dan integrasi destinasi unggulan.
- Transformasi digital: percepatan digitalisasi layanan publik untuk birokrasi yang cepat, transparan, dan akuntabel (target Indeks Reformasi Birokrasi: 89,57).
- Ketahanan energi & lingkungan hidup: pengelolaan sampah berkelanjutan, optimalisasi TPST, TPA Dadapan, Gerakan Resik Megilan, dan inovasi pengolahan sampah menjadi energi listrik.
- Penguatan kawasan perkotaan: peningkatan kualitas infrastruktur estetika kota dan efisiensi pelayanan publik urban.
"Melalui rancangan yang matang, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan publik ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk berkolaborasi bersama, mengubah tantangan menjadi peluang, menuju Lamongan yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan," tutup Wabup Dirham.
Penutup
Rancangan KUA-PPAS 2027 menjadi pijakan awal pembahasan APBD yang akan diproses DPRD. Selanjutnya dokumen ini akan dibahas untuk penyempurnaan alokasi anggaran sesuai prioritas. Implementasi program prioritas akan menjadi tolok ukur pencapaian indikator makro yang ditetapkan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Deni Wicaksono: Pembangunan Jatim Harus Dinikmati Semua Warga
Deni Wicaksono minta pembangunan Jawa Timur tak hanya tumbuh, tapi dirasakan merata oleh seluruh warga melal...
Pemkab Sumenep Upayakan Pemulangan 9 Nelayan yang Diamankan di Australia
Pemkab Sumenep berupaya memulangkan sembilan nelayan Desa Tonduk yang diamankan di Darwin, Australia, setela...
DPRD Jatim Minta Kajian Kesiapan Bahan Baku Pabrik Pakan
Wiwin Sumrambah minta kajian kesiapan bahan baku dan keseimbangan pasokan sebelum realisasi pembangunan pabr...
409 Kendaraan Dinas Bondowoso Hilang, Aset Rp9,84 Miliar
LHP BPK mencatat 409 kendaraan dinas Bondowoso hilang senilai Rp9,84 miliar; DPRD minta penetapan status huk...
Bupati Sumenep Buka AF Sport U-17, 27 Tim Bersaing ke Liga 4
Bupati Sumenep buka AF Sport U-17 di GOR A. Yani Pangligur; 27 tim kecamatan berlaga sebagai wadah pembinaan...
Tekanan Harga Solar dan Beban Pajak Ganggu Industri Makassar
Komisi VII DPR temukan beban pajak tinggi, pendapatan menurun, dan pasokan solar terbatas di Sulsel; isu ini...