Festival Musik Bulan Bung Karno Kediri: Panggung untuk Gen Z
KEDIRI — DPC PDI Perjuangan Kota Kediri menggelar Festival Musik Bulan Bung Karno di Rumah Budaya, Jalan Untung Suropati, Kamis malam 9 Juli 2026. Acara ini memberi ruang bagi seniman muda untuk berekspresi sekaligus meneruskan semangat Bung Karno dengan pendekatan yang dekat bagi Gen Z. Selain pertunjukan musik, festival juga diwarnai aksi sosial pembagian seragam sekolah gratis.
Festival sebagai ruang kreativitas Gen Z
Panitia menyatakan festival bertujuan membuka akses bagi musisi muda yang selama ini minim panggung. Kegiatan digelar untuk menyalurkan energi positif anak muda dan merangkul komunitas seni lokal. Sebagai pengelola Rumah Budaya, pihak penyelenggara juga menegaskan komitmen menjadikan lokasi itu pusat kreativitas bagi seniman dan budayawan Kediri Raya.
Penampilan dan tema musik
Lima grup band tampil bergantian dengan warna musik beragam, mulai dari reggae, pop alternatif, hingga rock. Penonton memadati lokasi sehingga suasana malam kian hidup. Penyelenggara berharap keberagaman genre ini memberi kesempatan bagi talenta lokal menunjukkan kemampuan mereka di panggung yang layak.
Kutipan penyelenggara dan harapan
"Festival ini merupakan sarana berkarya bagi Gen Z untuk mengarahkan energi positif mereka agar terhindar dari perilaku menyimpang dan kenakalan remaja,"
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua Bidang Perekonomian, Pendidikan, dan Kebudayaan DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Rindu Rikat. Ia menambahkan bahwa acara juga berfungsi sebagai ruang pertemuan komunitas seni sekaligus memperkenalkan wajah partai yang terbuka terhadap kreativitas anak muda.
Aksi sosial: pembagian seragam sekolah
Suasana festival semakin bermakna ketika salah satu penampil, grup band Emmy Ratina, memanfaatkan momentum tahun ajaran baru untuk membagikan seragam sekolah gratis kepada sejumlah penonton. Langkah itu menegaskan bahwa musik tidak hanya hiburan, tapi juga medium berbagi manfaat nyata bagi masyarakat.
"Kami berharap seniman terus diwadahi, diberi ruang berekspresi, dan perizinan kegiatan dipermudah. Untuk anak muda, jangan hanya sibuk dengan gawai, teruslah berkarya,"
Dampak dan tindak lanjut
Penyelenggaraan festival diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi musisi muda dan mendorong kegiatan seni rutin di Rumah Budaya. Penyelenggara berencana menjajaki kegiatan lanjutan agar wadah kreatif ini terus hidup dan memberi peluang bagi generasi muda menyalurkan bakatnya melalui kegiatan positif.
Festival ini menjadi contoh kombinasi seni dan aksi sosial yang memadukan hiburan, penguatan komunitas, dan bantuan langsung bagi warga yang membutuhkan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Hasto: Karhutla di Kalimantan Diduga Disengaja, Minta Penegakan Hukum
Hasto minta penegakan hukum tegas terhadap diduga pelaku pembakaran lahan di Kalimantan, termasuk korporasi...
Megawati Sampaikan 5 Pesan untuk Kader PDI Perjuangan Jawa Timur
Hasto Kristiyanto sampaikan lima pesan Megawati kepada kader PDI Perjuangan Jawa Timur saat konsolidasi di S...
Kampung Magersari Hidupkan Nuansa Jadul untuk Dongkrak UMKM
Kampung Magersari, Mojokerto, hadirkan pasar tempo dulu untuk menghidupkan UMKM, kuliner tradisional, permai...
Tiga Desainer Jatim Lolos Babak Nasional Fatmawati Trophy 2026
Tiga desainer Jawa Timur lolos ke babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah karyanya terpilih di final re...
Fatmawati Trophy Regional 8: Kader PDIP Jatim Pamerkan Desain Kebaya
Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Surabaya, 23 Agustus 2026; kader PDI Perjuangan Jawa Timur pamerkan d...
Konsolidasi PDI Perjuangan Jatim Bersama Megawati di Surabaya
DPD PDI Perjuangan Jatim menggelar konsolidasi internal bersama Megawati di Hotel Vasa Surabaya, 23 Agustus...