Bulan Bung Karno 2026: Politikus Banyuwangi Ajak Generasi Muda Lanjutkan Jejak
BANYUWANGI — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi, Bagus Amerta Dewa, menggelar peringatan Bulan Bung Karno 2026 pada Selasa malam, 6 Juli 2026. Kegiatan bertujuan merawat dan membumikan pemikiran Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, melalui doa dan diskusi interaktif bertajuk Merawat Pemikiran Bung Karno, Menapaki Jejak Perjuangan Putra Sang Fajar.
Peringatan dan rangkaian acara
Acara malam itu diawali dengan pemanjatan doa untuk Bung Karno, dilanjutkan diskusi interaktif yang membahas nilai-nilai perjuangan dan pemikiran Bung Karno. Diskusi menekankan pentingnya memahami warisan ideologis untuk menghadapi tantangan zaman. Panitia menyusun agenda agar generasi muda dapat berpartisipasi aktif dalam dialog kebangsaan.
Ajakan kepada generasi muda
Bagus menyampaikan bahwa Bung Karno merupakan karunia besar bagi bangsa yang wajib disyukuri dan dijadikan pusaka. Ia mendorong generasi muda menjadikan jejak perjuangan Bung Karno sebagai pelecut motivasi untuk berkarya sesuai peran dan profesi masing-masing. Menurutnya, pemikiran Bung Karno harus dikuasai oleh kaum muda agar perjuangan berlanjut secara nyata.
Ini nikmat besar bagi kita yang harus kita jadikan pusaka bahwa rintangan apapun yang kita hadapi hari ini, masih jauh lebih besar rintangan yang dihadapi Bung Karno dan pendiri bangsa kita. Jadi, saya punya keyakinan seberat apapun masalah bangsa ini, pasti bisa kita selesaikan.
Bagus Amerta Dewa menyampaikan keyakinan tersebut kepada peserta peringatan.
Nikmat kemerdekaan merupakan rahmat dari Tuhan dan hasil pengorbanan pahlawan kita. Maka jika kita beradab, tunjukkan karya-karya nyata sesuai peran dan profesi masing-masing.
Makna dan tuntutan perjuangan
Bagus menegaskan bahwa perjuangan Bung Karno harus dilanjutkan dengan memecahkan persoalan bangsa saat ini. Ia memandang tantangan kontemporer sebagai ujian bagi generasi penerus untuk membangun negara yang tangguh tanpa melupakan jasa pahlawan. Peringatan ini dimaksudkan sebagai pengingat sekaligus pemantik aksi konkret di ranah sosial, politik, dan ekonomi.
Seperti kata-kata motivasi Bung Karno, sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan tanah air di tangan sendiri. Hanya bangsa yang mengambil nasib dengan tangan sendiri yang akan dapat berdiri dengan kuat.
Acara di Banyuwangi ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno 2026 yang digelar oleh sejumlah pihak untuk mempertahankan relevansi pemikiran Bung Karno di era modern. Upaya pelestarian nilai-nilai tersebut diharapkan mendorong generasi muda bertindak nyata demi kemajuan bangsa.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
DPRD Jatim Minta Kajian Kesiapan Bahan Baku Pabrik Pakan
Wiwin Sumrambah minta kajian kesiapan bahan baku dan keseimbangan pasokan sebelum realisasi pembangunan pabr...
409 Kendaraan Dinas Bondowoso Hilang, Aset Rp9,84 Miliar
LHP BPK mencatat 409 kendaraan dinas Bondowoso hilang senilai Rp9,84 miliar; DPRD minta penetapan status huk...
Bupati Sumenep Buka AF Sport U-17, 27 Tim Bersaing ke Liga 4
Bupati Sumenep buka AF Sport U-17 di GOR A. Yani Pangligur; 27 tim kecamatan berlaga sebagai wadah pembinaan...
Tekanan Harga Solar dan Beban Pajak Ganggu Industri Makassar
Komisi VII DPR temukan beban pajak tinggi, pendapatan menurun, dan pasokan solar terbatas di Sulsel; isu ini...
Ansari Kunjungi Sekolah Rakyat Tembalang dan Beri Motivasi Siswa
Ansari meninjau Sekolah Rakyat Tembalang (10/10/2026) dan memberi motivasi pada siswa, menyentuh kisah anak...
Renny Pramana Desak Penertiban Tambang Jatim Tanpa Tebang Pilih
Renny Pramana minta penertiban tambang Jatim menyeluruh, menjamin pemulihan lingkungan, keselamatan warga, d...