Kesehatan

Menkes Targetkan Investigasi Kematian Dokter PPDS Rampung 2 Minggu

Bagikan:
Menkes Budi Gunadi menjelaskan target investigasi kematian dokter PPDS dalam konferensi pers

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan penyelesaian investigasi kematian dokter PPDS Adrian Rantung dalam satu hingga dua pekan. Penyelidikan difokuskan pada dugaan perundungan dan tekanan mental selama pendidikan spesialis di RSUP Kandou, Manado.

Target dan ruang lingkup investigasi

Budi mengatakan tim Kementerian Kesehatan sedang melakukan audit sekaligus berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat. Tujuan penyelidikan ialah mengungkap apakah ada perundungan yang berkontribusi pada kematian dokter tersebut.

“Investigasi kasus meninggalnya dokter PPDS Adrian Rantung kami targetkan selesai dalam satu hingga dua pekan. Tim sedang mendalami dugaan perundungan dan tekanan mental selama masa pendidikan,”

Menurut Budi, proses investigasi masih berjalan dan dilaksanakan secara menyeluruh untuk mendapatkan fakta yang akurat.

Langkah konkret: audit dan penghentian sementara

Kementerian mengirim tim audit ke lokasi dan menjalin kerja sama dengan Polda setempat untuk mempercepat pemeriksaan bukti dan kesaksian. Menkes menyatakan langkah ini penting untuk menjamin objektivitas penyelidikan.

“Kami sudah kirim tim ke sana untuk audit dan bekerja sama dengan teman-teman Polda setempat. Saat ini prosesnya masih berjalan,”

Selain audit, Kemenkes memutuskan menghentikan sementara pendidikan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou. Kebijakan ini berlaku selama proses investigasi masih berlangsung.

“Kegiatan PPDS Anestesiologi akan dibuka kembali setelah tim investigasi menyelesaikan pemeriksaan dan memberikan rekomendasi. Keputusan itu diambil usai seluruh proses investigasi dinyatakan tuntas,”

Dukungan aparat penegak hukum dan tujuan akhir

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Lanjutan, Azhar Jaya, menyatakan penghentian pembelajaran mendukung kelancaran penyelidikan. Ia menegaskan penyelidikan dilakukan bersama aparat penegak hukum untuk mengungkap fakta secara komprehensif.

“Ini sudah menjadi perhatian kami. Kami sudah meminta kegiatan dihentikan sementara dan dilakukan penyelidikan dengan melibatkan aparat penegak hukum,”

Kemenkes menegaskan investigasi bertujuan memastikan lingkungan pendidikan kedokteran aman, sehat, dan bebas dari segala bentuk perundungan. Hasil pemeriksaan dan rekomendasi tim investigasi akan menentukan langkah lanjutan, termasuk kapan aktivitas PPDS di RSUP Kandou dapat dilanjutkan.

Implikasi dan langkah berikutnya

Keputusan penghentian sementara memberi waktu bagi penyelidikan untuk berjalan tanpa gangguan. Jika ditemukan pelanggaran, Kemenkes dapat merekomendasikan sanksi atau perubahan prosedur pendidikan untuk mencegah kejadian serupa.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait