DPRD Banyuwangi Gelar Public Hearing Raperda Dana Abadi Daerah
BANYUWANGI — DPRD Banyuwangi melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) menggelar public hearing tentang pengusulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Dana Abadi Daerah pada Selasa, 7 Juli 2026, di Ruang Khusus Dewan. Kegiatan ini bertujuan menampung saran masyarakat terkait raperda yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan umum.
Raperda yang diajukan
Pemerintah daerah mengusulkan tiga Raperda melalui perubahan Propemperda 2026. Ketiga rancangan itu adalah:
- Raperda Dana Abadi Daerah Bidang Pendidikan
- Raperda Dana Abadi Daerah Bidang Kesehatan
- Raperda Dana Abadi Daerah Bidang Pekerjaan Umum
Jalannya public hearing
Pembahasan berlangsung dalam dua sesi dan dipimpin langsung oleh Ketua Bapemperda DPRD Banyuwangi, Ahmad Masrohan. Rapat dihadiri anggota dewan serta perwakilan elemen masyarakat seperti Young Accountability Action Center (YACC) atau Kode Putih, LSM GERAK (Gerakan Anti Korupsi), dan Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat Hebat (APPM).
Public hearing ini bertujan untuk memberikan kesempatan kepada elemen masyarakat untuk menyampaikan saran, masukan ataupun pendapat terkait dengan telah disusunnya rancangan produk hukum daerah tentang pembentukan Dana Abadi Daerah oleh eksekutif. Sesuai time line waktu, public hearing kita jadwalkan dua sesion dengan mengundang hadirkan elemen masyarakat
Masrohan menyatakan hasil pendapat bersifat beragam dan bergantung pada topik yang dibahas. Ia memastikan semua masukan akan ditampung untuk evaluasi dan penyempurnaan raperda.
Seluruh saran, masukan dan pendapat konstruktif dari elemen masyarakat akan kita tampung sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan Raperda DAD yang telah disusun oleh eksekutif
Tanggapan stakeholder
Perwakilan YACC, Nizar FA, memberi apresiasi atas inisiatif eksekutif menyusun regulasi pembentukan Dana Abadi Daerah. Namun ia menekankan perlunya perbaikan pada spesifikasi raperda dan kesiapan DPRD dalam pengawasan.
Kalau berkaitan dengan DAD ini, pada dasarnya kita mengapresiasi eksekutif dengan tujuan untuk mendukung perekonomian Banyuwangi, tetapi spesifik DAD ini harus diperbaiki
Nizar menambahkan bahwa DPRD perlu memiliki tools berupa instrumen regulasi, dokumen analisis fiskal, dan pedoman teknis agar pengelolaan dana berjalan aman dan tepat sasaran.
DPRD harus punya tools, harus mengetahui entitas yang mendampingi atau membawa eksekutif untuk mengelola DAD jika disetujui
Dari APPM, M. Rofiq Azmi menyatakan kepercayaan kepada DPRD untuk mengkaji lebih cermat raperda demi kepentingan daerah.
Kami merasa bersyukur diajak diskusi ini, karena selama ini kami selalu dihalang-halangi dan saat ini saya paham jika soal ini untuk menyelamatkan aset yang kita miliki. Monggo kepada dewan yang mendapat amanah untuk mengkaji lebih cermat bagaimana baik dan tidaknya pengelolaan saham ini
Sementara itu, LSM Gerak menyarankan penundaan pembentukan Dana Abadi Daerah sampai kapasitas fiskal Banyuwangi masuk kategori tinggi. Saran ini mengacu pada kriteria pusat agar daerah mampu memenuhi kebutuhan dasar publik sebelum menyisihkan anggaran untuk investasi jangka panjang.
Saya memberikan masukan, untuk pembentukan dana abadi daerah sebaiknnya ditunda hingga kapasitas fiskal Banyuwangi masuk kategori tinggi
Langkah berikutnya
Bapemperda akan melanjutkan public hearing dengan mengundang akademisi, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi keagamaan. Semua masukan akan menjadi bahan kajian DPRD sebelum raperda dimajukan ke tahap selanjutnya.
Dengan proses konsultasi yang masih berlanjut, raperda Dana Abadi Daerah akan terus disempurnakan agar memenuhi standar fiskal dan perlindungan aset publik.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan Bojonegoro Lantik 1.108 Pengurus Ranting
DPC PDI Perjuangan Bojonegoro melantik 1.108 pengurus Ranting dan Anak Ranting pada 22 Agustus 2026, memperk...
Amin Thohari Soroti Penurunan APBD 2027 dan Dorong Kemandirian Pangan
Amin Thohari gelar reses di Desa Babad; sorotan pada penurunan APBD 2027, kemandirian pangan, dan perbaikan...
Ansari Dorong Penguatan Ruang Aman Perempuan di Pamekasan
Ansari mendorong penguatan ruang aman bagi perempuan di Pamekasan lewat dialog, edukasi, dan kolaborasi lint...
DPRD Dukung Perubahan Jadi Kabupaten Sumenep Kepulauan
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep dukung perubahan nama jadi Kabupaten Sumenep Kepulauan untuk perkua...
BKN Trenggalek Mayoritas Generasi Z, FJTT 2026 Siap Digelar
BKN Trenggalek dikukuhkan 22 Agustus 2026 dengan pengurus mayoritas generasi Z; Trenggalek siapkan FJTT 2026...
Mayoritas Generasi Z Pimpin BKN Trenggalek, Siap Gelar FJTT 2026
DPC PDI Perjuangan Trenggalek mengukuhkan BKN mayoritas pengurus generasi Z dan siapkan Festival Jaranan Ter...