Bersih Desa Selorejo: Pelestarian Budaya sekaligus Dorong UMKM
Selorejo, Blitar — Anggota DPRD Jawa Timur Erma Susanti mengapresiasi penyelenggaraan tradisi Bersih Desa di Desa Selorejo, Rabu (8/7/2026). Menurut Erma, kegiatan itu penting untuk melestarikan budaya, memperkuat gotong royong, dan menggerakkan perekonomian warga melalui keterlibatan pelaku UMKM.
Rangkaian ritual dan pertunjukan seni
Rangkaian kegiatan dimulai dengan doa dan ruwatan leluhur, dilanjutkan penampilan seni jaranan, dan ditutup dengan pagelaran wayang kulit. Tradisi tahunan ini menjadi wujud syukur masyarakat atas berkah yang diterima serta doa agar desa aman, maju, dan sejahtera.
- Doa dan ruwatan leluhur
- Pertunjukan seni jaranan
- Pagelaran wayang kulit
Dampak sosial dan ekonomi
Erma menilai Bersih Desa lebih dari sekadar agenda budaya. Kegiatan itu mempererat kebersamaan warga dan menjaga nilai-nilai gotong royong yang telah lama mengakar di masyarakat.
"Tradisi seperti ini harus terus dijaga karena menjadi bagian dari identitas masyarakat. Bersih Desa merupakan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus doa bersama agar Desa Selorejo semakin maju, masyarakatnya sejahtera, dan kehidupan sosial tetap rukun,"
Selain aspek spiritual dan sosial, penyelenggaraan acara juga memberi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membuka lapak. Kehadiran UMKM selama acara memberi peluang tambahan pendapatan bagi warga lokal.
Sinergi pemerintah desa dan masyarakat
Erma mengapresiasi Pemerintah Desa Selorejo dan perangkatnya yang konsisten membangun sinergi dengan masyarakat. Ia menyebut kolaborasi antarlembaga dan warga sebagai modal penting untuk percepatan pembangunan.
- Peningkatan infrastruktur desa
- Perbaikan pelayanan publik
- Pemberdayaan masyarakat melalui program lokal
Menurutnya, dukungan berkelanjutan dari pemerintah desa serta keterlibatan aktif warga dapat memperluas manfaat sosial dan ekonomi dari tradisi budaya tersebut.
Harapan ke depan
Erma berharap tradisi Bersih Desa Selorejo tetap dipertahankan sebagai agenda tahunan. Dengan pemeliharaan nilai budaya dan penguatan ekonomi lokal, tradisi ini diharapkan menjaga identitas desa sekaligus mendorong kesejahteraan warga ke depan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PAC PDI Perjuangan Sukowono Pertahankan Tradisi Selawat
PAC PDI Perjuangan Sukowono membuka setiap agenda konsolidasi dengan pembacaan selawat untuk memperkuat hubu...
DPRD Malang Dorong Edukasi LGBT dan Percepat Raperda Penyakit Menular
Ketua DPRD Malang dorong edukasi komprehensif soal LGBT dan percepat pembahasan Raperda Penyakit Menular unt...
DPRD Malang Minta Edukasi LGBT Diperkuat, Percepat Raperda
Ketua DPRD Malang mendorong Pemkot perkuat edukasi soal LGBT dan percepat Raperda Penyakit Menular untuk pen...
Surabaya Selesaikan Raperda Sistem Pengelolaan Air Limbah
DPRD Surabaya menyelesaikan Raperda Sistem Pengelolaan Air Limbah terpusat pada 8 Juli 2026 untuk atasi banj...
DPRD Banyuwangi Gelar Public Hearing Raperda Dana Abadi Daerah
DPRD Banyuwangi menggelar public hearing Raperda Dana Abadi Daerah pada 7 Juli 2026 untuk menampung masukan...
Perdebatan 'Oposisi' di Indonesia: Konstitusi dan Fungsi Pengawasan
Perdebatan soal partai di luar pemerintahan disebut oposisi muncul; konstitusi menegaskan fungsi pengawasan...