Megawati Terima Grand Collar Timor-Leste Usai Buka Jalan Rekonsiliasi
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menerima penghargaan tertinggi Grand Collar of Timor-Leste pada 8 Juli 2026 di Dili. Penghargaan itu diberikan atas perannya memperkuat hubungan bilateral dan membuka jalan rekonsiliasi antara Indonesia dan Timor-Leste. Kunjungan resmi Megawati dijadwalkan berlangsung hingga 10 Juli 2026.
Kedatangan dan prosesi penyambutan
Megawati tiba di Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato, Dili, Rabu sore waktu setempat. Ia disambut langsung oleh Presiden José Ramos-Horta dan sejumlah pejabat tinggi Timor-Leste. Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan karpet merah, pengawalan pasukan tradisional Moradores, serta tarian adat setempat.
Sepanjang perjalanan menuju penginapan, ribuan pelajar berjajar sambil mengibarkan bendera Indonesia dan Timor-Leste sebagai tanda penghormatan.
Siapa yang menyambut
Pejabat yang hadir menyambut Megawati antara lain:
- Presiden Timor-Leste José Ramos-Horta
- Perdana Menteri Xanana Gusmão
- Wakil Perdana Menteri Francisco Kalbuadi Lay
- Menteri Luar Negeri Bendito dos Santos Freitas
Alasan penganugerahan Grand Collar
Penganugerahan Grand Collar diberikan sebagai penghormatan kenegaraan terhadap jasa Megawati dalam memajukan rekonsiliasi dan persahabatan kedua negara pascakemerdekaan Timor-Leste. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjelaskan latar belakang penghargaan tersebut.
Ibu Megawati menerima penghargaan ini atas jasanya membuka peta jalan menuju rekonsiliasi antara Indonesia dan Timor Leste, tatkala pada 20 Mei 2002, sebagai Presiden Republik Indonesia, beliau mengunjungi Timor Leste untuk menghadiri peringatan hari kemerdekaan Timor Leste.
Agenda kunjungan dan pembahasan bilateral
Selain menerima penghargaan, Megawati dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Ramos-Horta dan Perdana Menteri Xanana Gusmão. Pertemuan itu bertujuan membahas penguatan kerja sama di berbagai bidang, termasuk diplomasi, budaya, dan rekonsiliasi historis.
Lawatan juga mencakup kunjungan ke sejumlah situs bersejarah di Timor-Leste, yang dimaksudkan untuk memperdalam pemahaman bersama tentang perjalanan kedua negara selama dekade terakhir.
Makna kunjungan
Kunjungan Megawati dinilai melambangkan eratnya hubungan antara Indonesia dan Timor-Leste. Pertemuan resmi, penghargaan kenegaraan, dan kunjungan ke situs bersejarah mencerminkan komitmen kedua negara untuk melanjutkan dialog, kerja sama, dan proses rekonsiliasi yang telah berjalan lebih dari dua dekade.
Langkah ini diharapkan memperkuat jaringan diplomasi regional dan memberi contoh bagi upaya rekonsiliasi di kawasan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Lamongan Dorong Kemandirian Pesantren untuk Kendalikan Inflasi
Wabup Lamongan dorong kemandirian ekonomi pesantren untuk mengendalikan inflasi pangan dan memperpendek rant...
Wali Kota Geser Lurah Tambak Wedi karena Dugaan Pungli
Wali Kota Surabaya geser Lurah Tambak Wedi jadi kepala seksi menyusul dugaan pungli terhadap pedagang di ase...
Megawati Sampaikan Duka atas Wafatnya Ayatollah Khamenei
Megawati menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ayatollah Khamenei, mengenang pertemuan 2004 dan menyerukan...
Festival Musik Bulan Bung Karno Kediri: Panggung untuk Gen Z
DPC PDI Perjuangan Kota Kediri gelar Festival Musik Bulan Bung Karno di Rumah Budaya, memberi panggung bagi...
Bulan Bung Karno 2026: Politikus Banyuwangi Ajak Generasi Muda Lanjutkan Jejak
Bagus Amerta Dewa menggelar Bulan Bung Karno 2026 di Banyuwangi, mengajak generasi muda meneruskan pemikiran...
DPRD Jember Dorong Insentif Pajak untuk Pariwisata dan UMKM
DPRD Jember mendorong Pemkab memberi insentif pajak dan retribusi untuk pariwisata dan UMKM guna antisipasi...