659 Atlet Bersaing di Koetaradja Archery Championship IV/2026
BANDA ACEH — Sebanyak 659 atlet bersaing memperebutkan gelar pada Koetaradja Archery Championship IV/2026 Piala Wali Kota Banda Aceh. Turnamen yang digelar pada 22–25 Oktober 2026 ini mencapai babak final pada Minggu, 25 Oktober 2026, dan menghasilkan juara dari 14 kategori yang dipertandingkan di Lapangan Panahan Kompleks Stadion Harapan Bangsa.
Hasil dan penutupan turnamen
Babak final digelar pada Minggu sore dan ditutup secara resmi oleh Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST. Penutupan diisi dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang dari masing-masing kategori.
Pesan penutupan: ajakan hidup sehat dan menjauhi narkoba
Pada acara penutupan, Irwansyah mendorong generasi muda untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif, khususnya olahraga panahan. Ia menekankan pentingnya menjauhi narkoba dan pergaulan negatif.
“Mari para anak muda kita jauhi narkoba, kita dekatkan diri dengan olahraga, misalnya dengan dunia panahan ini yang banyak memberi dampak positif,”
Irwansyah juga menyampaikan selamat kepada para atlet yang meraih juara. Ia meminta atlet yang belum beruntung agar terus berlatih dan meningkatkan kemampuan untuk meraih hasil lebih baik pada kompetisi berikutnya.
Pembukaan dan nilai pendidikan panahan
Turnamen dibuka oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal SE, pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Dalam sambutannya, Illiza menyatakan bahwa panahan bukan hanya soal prestasi, melainkan juga sarana pembentukan karakter.
Menurut Illiza, panahan melatih fokus, ketenangan, dan kesabaran — sifat yang berguna dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi generasi muda.
Hadiah dan peserta
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banda Aceh, Reza Kamilin S.STP, menyampaikan bahwa panitia menyiapkan total dana pembinaan sebesar Rp80 juta bagi para peserta. Kejuaraan ini diikuti 659 atlet yang mewakili 10 pengurus cabang dan 66 klub.
Penyelenggara
Kompetisi diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dispora bekerja sama dengan Mujahid Archery Club (MAC). Gelaran ini menjadi salah satu ajang penting bagi atlet panahan daerah untuk berkompetisi dan mendapatkan pengalaman pertandingan.
Kejuaraan yang menampilkan 14 kategori tersebut diharapkan terus menjadi wahana pembinaan dan pengembangan atlet muda Banda Aceh, sekaligus mendorong minat generasi muda terhadap olahraga panahan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
TPAK Perempuan Aceh 45,5%: Perhatian pada Kesehatan Psikososial
TPAK perempuan Aceh 45,50% (Februari 2026); tekanan psikososial dan perlindungan kerja perlu diperkuat untuk...
Wabup Aceh Besar Serukan Disiplin Lalu Lintas saat Operasi Patuh 2026
Wabup Aceh Besar ajak warga tingkatkan disiplin lalu lintas saat Operasi Patuh Seulawah 2026 berlangsung 26...
Kejari Medan Kembalikan Berkas Ledakan, Jalan Dairi Dipersoalkan
Kejari Medan kembalikan berkas ledakan rumah ke penyidik (status P-19); Distrik Dairi soal proyek jalan; ban...
Terdakwa Indra Nasution Diduga Perantara Jual Beli Sabu di Medan
Indra Nasution ditangkap polisi menyamar saat diduga menjadi perantara jual beli sabu; jaksa menjeratnya den...
Porprovsu 2026 Ditunda ke 1-9 Desember, Alasan Belum Jelas
Porprovsu 2026 bergeser ke 1-9 Desember, KONI Sumut belum merinci alasan dan kesiapan anggaran meski menyata...
FSPMI Minta UMP Sumut 2027 Naik 8–10%: Penjelasan Hitungan dan Ancaman Aksi
DPW FSPMI Sumut minta UMP Sumut 2027 naik 8–10% dengan dasar PP 49 dan KHL; ancam unjuk rasa awal November 2...