Kirab Bendera Merah Putih 81 Meter Warnai Langsa pada HUT ke-81
Langsa — Pemerintah Kota Langsa menggelar Pawai Kirab Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia, Sabtu (15/8) di Lapangan Merdeka. Kegiatan dipimpin langsung oleh Wali Kota Jeffry Sentana S. Putra dan komandan pasukan Danramil 02/Kota Langsa, Kapten Inf Edi Chandra. Kirab ini dimaksudkan untuk membangkitkan semangat perjuangan, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan kecintaan pada tanah air.
Rangkaian acara dan peserta
Upacara dan kirab dimulai di Lapangan Merdeka, kemudian bendera raksasa diarak melalui Jalan WR. Supratman, Jalan Panglima Polem, dan Jalan Cut Nyak Dhien sebelum kembali ke titik awal. Para peserta terdiri dari unsur pemerintahan, militer, organisasi kemasyarakatan, serta pelajar dan mahasiswa.
Hadiran acara antara lain:
- Forkopimda dan ulama
- TNI-Polri dan unsur Kodim serta Brimob
- ASN, pimpinan OPD, dan perangkat daerah
- Organisasi pemuda, mahasiswa, pelajar, serta komunitas dan relawan
- Instansi vertikal, BUMN, dan BUMD
Ukuran dan simbolisme bendera
Bendera yang dikirab memiliki ukuran panjang 81 meter dan lebar 8 meter. Panjang 81 meter melambangkan usia kemerdekaan Indonesia, sedangkan lebar 8 meter merepresentasikan bulan Agustus sebagai waktu bersejarah proklamasi kemerdekaan.
Warna merah dan putih juga diberi penafsiran simbolis oleh penyelenggara: merah mewakili keberanian dan semangat pantang menyerah, sementara putih menggambarkan ketulusan, kejujuran, dan kemurnian pengabdian pada bangsa.
"Bendera Merah Putih yang kita kirab hari ini adalah simbol perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa. Kemerdekaan bukanlah hadiah, tetapi hasil perjuangan yang harus kita jaga dan isi dengan kerja nyata," ujar Wali Kota Jeffry Sentana.
Pesan kebangsaan dan persatuan
Wali Kota menegaskan bahwa pengibaran dan kirab bendera berskala besar ini bukan sekadar upacara. Kegiatan dimaksudkan sebagai pengingat bahwa menjaga kemerdekaan adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
"Ketika bendera raksasa ini dibawa secara bersama-sama, pesannya jelas: menjaga Indonesia bukan tugas satu golongan, tetapi tanggung jawab seluruh elemen bangsa," tambah Jeffry.
Jeffry juga mengajak generasi muda untuk menjunjung Bhinneka Tunggal Ika, menghormati perbedaan, menghindari provokasi, dan memanfaatkan media sosial untuk hal-hal positif. Ia mengingatkan pula nilai sejarah Lapangan Merdeka sebagai ruang publik yang merekam perjalanan perjuangan Kota Langsa.
Penutup
Pawai Kirab Bendera Merah Putih ini menjadi bagian penting rangkaian HUT ke-81 dan diharapkan memantapkan semangat persatuan serta dorongan untuk mengisi kemerdekaan lewat karya nyata. Perayaan tersebut menegaskan komitmen bersama membangun Langsa yang maju, sejahtera, religius, dan bermartabat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
ASPERA Mini Studio: Transformasi Digital Pembelajaran Speaking SAS
ASPERA Mini Studio hadir sebagai sistem pembelajaran speaking digital di SAS, memadukan studio, multimedia,...
Subulussalam Beringin Menuju Desa Definitif, BIG Lakukan Verifikasi Batas
Desa Persiapan Subulussalam Beringin menjalani verifikasi batas wilayah oleh BIG setelah peroleh kode regist...
Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Lonjakan Perceraian dan Kekerasan Anak
Ketua DPRK Banda Aceh kunjungi Mahkamah Syar'iyah, soroti lebih dari 300 perkara perceraian Jan–Sep 2026 dan...
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...