Open Turnamen Badminton Sabang dan Launching Cafe Merah Putih
Sabang, 15 Agustus — Open Turnamen Badminton Sabang tidak hanya menjadi ajang penyerahan hadiah, tetapi juga momentum untuk merayakan prestasi atlet dan menghidupkan ruang usaha baru. Kegiatan itu dirangkai dengan launching Cafe Merah Putih Fasharkan Sabang di area Fasharkan, Sabang, yang berlangsung pada Sabtu (15/8).
Apresiasi dari pemerintah kota
Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, hadir dan memberikan apresiasi kepada panitia, peserta, sponsor, serta pihak pendukung acara. Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, juga turut hadir dalam kegiatan tersebut, menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap olahraga dan usaha lokal.
"Atas nama Pemerintah Kota Sabang, saya menyampaikan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta Open Turnamen Badminton Sabang, khususnya kepada para atlet yang meraih juara. Kehadiran para atlet dalam turnamen ini telah menunjukkan semangat untuk berkompetisi, berlatih, menjaga sportivitas, dan membangun persaudaraan melalui olahraga," ujar Suradji.
Pesan untuk atlet muda
Suradji menilai turnamen semacam ini penting bukan hanya untuk mencari pemenang, tetapi juga untuk membentuk karakter, disiplin, dan kebersamaan. Ia berharap kegiatan serupa dilaksanakan secara berkelanjutan agar talenta muda Sabang terus berkembang.
Ia juga memberi pesan kepada atlet yang belum juara agar tidak berkecil hati. Pengalaman di lapangan diharapkan menjadi pemicu untuk berlatih lebih giat dan meningkatkan kemampuan demi prestasi di tingkat lebih tinggi.
Launching Cafe: dorong aktivitas ekonomi lokal
Selain pertandingan, acara ditandai dengan pembukaan Cafe Merah Putih di Fasharkan Sabang. Pemerintah daerah menyambut baik hadirnya ruang usaha yang diharapkan dapat menggerakkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.
Suradji menyampaikan harapan agar cafe tersebut membuka peluang kerja bagi tenaga lokal dan menjaga kualitas pelayanan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.
"Pemerintah Kota Sabang tentu akan terus mendorong tumbuhnya dunia usaha dan ekonomi kreatif. Namun, kemajuan tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya," tutupnya.
Dengan menggabungkan olahraga dan pengembangan usaha, penyelenggara berharap kegiatan ini menjadi model kegiatan komunitas yang berkontribusi pada pengembangan bakat sekaligus penguatan ekonomi lokal di Sabang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
ASPERA Mini Studio: Transformasi Digital Pembelajaran Speaking SAS
ASPERA Mini Studio hadir sebagai sistem pembelajaran speaking digital di SAS, memadukan studio, multimedia,...
Subulussalam Beringin Menuju Desa Definitif, BIG Lakukan Verifikasi Batas
Desa Persiapan Subulussalam Beringin menjalani verifikasi batas wilayah oleh BIG setelah peroleh kode regist...
Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Lonjakan Perceraian dan Kekerasan Anak
Ketua DPRK Banda Aceh kunjungi Mahkamah Syar'iyah, soroti lebih dari 300 perkara perceraian Jan–Sep 2026 dan...
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...