Medan Sunggal Punya Kampung Ramah Lansia, Diresmikan 28 Agustus
Medan — Kampung Ramah Lansia yang diinisiasi Lembaga Pemberdayaan Perempuan Lanjut Usia (LPPLU) Kota Medan di Jalan Amal, Medan Sunggal, diresmikan pada Jumat, 28 Agustus. Peresmian bertujuan menyediakan layanan kesehatan rutin, kegiatan sosial, dan program pemberdayaan ekonomi untuk warga lanjut usia.
Peresmian dan peserta
Acara dihadiri Ketua LPPLU Kota Medan Hj Fahrizar Harahap, Kepala Dinas DP3APM-P2KB Kota Medan Dra Edliaty MAP, Camat Medan Sunggal Irfan Abdilla, serta perwakilan organisasi lansia dan wanita. Hadir pula Lurah Sunggal Siti Arnisah dan Ketua Lembaga Lanjut Usia Indonesia Kota Medan Renward Parapat.
Alasan memilih Medan Sunggal
Ketua LPPLU Hj Fahrizar mengatakan pemilihan lokasi didasarkan data demografi. Menurut Badan Pusat Statistik, jumlah lansia perempuan di Kecamatan Medan Sunggal tercatat 6.158 orang, sehingga membutuhkan perhatian khusus.
Tujuan dan layanan program
LPPLU merancang kawasan ini sebagai ruang yang aman, nyaman, dan produktif bagi lansia. Program dirancang untuk mengatasi masalah kesehatan, ketidakproduktifan ekonomi, dan kebutuhan pendampingan sehari-hari.
Maka kampung ramah lansia adalah kawasan berbasis komunitas yang dirancang aman, nyaman dan produktif bagi warga lanjut usia. Program ini menyediakan layanan kesehatan rutin, kegiatan sosial, pelatihan ekonomi, serta penyesuaian fisik, agar lansia tetap aktif dan mandiri di usia senja
Dukungan pemerintah dan kegiatan
Camat Irfan Abdilla menyambut baik inisiatif ini dan berjanji mendukung pelaksanaan kegiatan rutin, seperti cek kesehatan dan senam lansia. Ia juga membuka peluang program pemberdayaan ekonomi untuk menambah penghasilan lansia.
Nanti kita laksanakan berbagai kegiatan untuk lansia, termasuk cek kesehatan dan senam lansia. Saya juga mendukung kegiatan lainnya jika ada konsep pemberdayaan ekonomi yang turut berkontribusi pada penghasilan lansia
Kepala Dinas DP3APM-P2KB Dra Edliaty menyatakan dukungan penuh program yang membantu pemerintah merangkul lansia. Menurutnya, kegiatan di kampung ini menjadi sarana silaturahmi yang berdampak pada kesehatan dan umur panjang.
Saya mendukung adanya tempat ini, semoga lansia tetap berdaya guna. Dengan adanya berbagai kegiatan diikuti para lansia, menjadi sarana silaturahmi. Bahwa silaturahmi bisa membuat kita lebih sehat dan panjang umur
Penutup dan tindak lanjut
Peresmian juga menyinggung peran warga tuan rumah yang menyediakan tempat untuk kegiatan. Acara diakhiri dengan ramah tamah dan penyerahan ulos dari Ketua LPPLU kepada Kepala Dinas DP3APM-P2KB. Keberadaan Kampung Ramah Lansia membuka peluang kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pelayanan bagi lansia lokal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sumut Kerahkan OMC: Pesawat Sebar NaCl Redam Kabut Asap
Pemprov Sumut mulai OMC pada 16/10 dengan pesawat sebar NaCl untuk memicu hujan dan redam kabut asap, namun...
Disdik Sergai Imbau Sekolah Waspadai Kabut Asap, Pakai Masker
Disdik Sergai minta sekolah PAUD–SMP waspadai kabut asap: pakai masker, batasi aktivitas luar, dan pantau ku...
Kejati Sumut, Aceh, Riau Tandatangani PKS dengan TNI AL di Belawan
Kejati Sumut, Aceh, dan Riau menandatangani PKS dengan TNI AL di Belawan untuk memperkuat penegakan hukum di...
Terdakwa Kepemilikan Sabu 4,9 Kg Dituntut 18 Tahun di Medan
Deny Eko Dinarto dituntut 18 tahun penjara dan denda Rp200 juta terkait kepemilikan 4.932,16 gram sabu yang...
PWI Sosialisasikan UU Pers dan KEJ ke 150 Kepala Sekolah
PWI Simalungun dan PWI Pematang Siantar sosialisasi UU Pers dan KEJ kepada 150 kepala sekolah, memberi strat...
Kapolres Pematangsiantar Turun ke Jalan Atur Lalu Lintas dan Bantu Truk
Kapolres Pematangsiantar AKBP Dhana Noer Kurniawan turun langsung atur lalu lintas dan bantu truk kehabisan...