Wanita 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Banda Aceh
Banda Aceh – Seorang wanita bernama Suriani (58) ditemukan meninggal di dalam rumahnya di Jalan Perdamaian, Dusun Tanjung, Gampong Surien, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, Minggu (1/11) siang.
Penemuan dan kronologi
Kejadian bermula saat warga menerima laporan tidak adanya aktivitas di rumah korban sejak Sabtu malam. Tetangga mendengar korban batuk-batuk pada Sabtu (31/10) sekitar pukul 19.30 WIB, namun setelah itu tidak ada suara lagi dari dalam rumah.
Pada Minggu pagi, saksi sempat mengetuk pintu untuk mengantarkan makanan, namun tidak mendapatkan jawaban. Kekhawatiran meningkat hingga warga bersama perangkat gampong mendobrak pintu sekitar pukul 13.00 WIB dan menemukan korban telah meninggal dunia.
Tindakan kepolisian di lokasi
Kapolsek Meuraxa AKP Reka Teruna Hasra menyatakan petugas Polsek menerima laporan sekitar pukul 13.40 WIB dan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan awal. Polisi mengumpulkan keterangan saksi dan berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh untuk olah TKP.
Selama proses itu, petugas juga memantau situasi agar keamanan dan ketertiban lingkungan tetap kondusif. Anak korban tiba di rumah sekitar pukul 14.05 WIB dan mendapati ibunya telah meninggal.
Riwayat kesehatan dan pemeriksaan medis
Keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung, diabetes, dan maag. Meski demikian, penyebab pasti kematian belum bisa dipastikan dari keterangan awal petugas dan keluarga.
Pihak kepolisian menawarkan pemeriksaan medis atau visum untuk membantu mengetahui penyebab kematian, namun keluarga menolak pemeriksaan tersebut.
Evakuasi dan penanganan keluarga
Atas permintaan keluarga, jenazah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Matang Baloy, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, sebelum proses pemakaman. Polisi telah mendokumentasikan hasil pengecekan dan meminta keterangan beberapa saksi terkait kejadian.
Polsek Meuraxa menegaskan telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, mulai dari menerima laporan, mendatangi TKP, berkoordinasi dengan keluarga, hingga membantu evakuasi jenazah.
Penyelidikan awal tetap berjalan untuk memastikan kronologi lengkap dan menutup kemungkinan adanya faktor lain yang menyebabkan korban meninggal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sat Lantas Labuhanbatu Sosialisasi Keselamatan di Pasar Gelugur
Sat Lantas Polres Labuhanbatu menggelar Dikmas di Pasar Gelugur pada 1 November 2026 untuk tingkatkan kepatu...
Hari Pramuka Sumut ke-65: Wabup Sergai Minta Nilai Pramuka Hidup
Wabup Sergai H. Adlin Tambunan meminta nilai Tri Satya dan Dasa Darma hidup sehari-hari saat Upacara Hari Pr...
Waspada Kembangkan Survei, Polisi Bekuk Pengedar Sabu dan Curanmor
Harian Waspada kembangkan program survei dan riset; polisi di Tapanuli menangkap terduga pengedar sabu dan p...
Waspada bentuk Litbang, pakar: survei harus transparan
Harian Waspada mendirikan tim Litbang untuk survei dan riset; pakar menekankan transparansi metodologi, inde...
Polres Taput Ungkap Curanmor Lintas Kabupaten, Tersangka JS Diamankan
Polres Tapanuli Utara menangkap JS, 19, pelaku curanmor lintas kabupaten; sepeda motor korban diamankan dan...
Polres Tapanuli Tengah Tangkap Pria, Sita 1,88 gram Sabu
Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Tengah menangkap AZH (28) di Pinangsori dan menyita 14 paket sabu seberat 1,8...