Hujan Deras, Nagan Raya Terendam Banjir; Jembatan di Aceh Barat Putus
NAGAN RAYA — Hujan deras pada Minggu (1/11) menyebabkan banjir yang menggenangi beberapa desa di Kabupaten Nagan Raya. Banjir terjadi saat debit air Krueng Lamie dan Tripa meluap, merendam pemukiman warga dan memaksa BPBD setempat melakukan penanganan darurat.
Daerah terdampak dan kondisi lapangan
Dari pantauan, banjir masuk hingga halaman rumah dan area permukiman. Anak-anak terlihat bermain dan mandi di genangan air di depan rumah mereka pada hari kejadian.
BPBD Nagan Raya melaporkan dua kecamatan terdampak parah, yakni Darul Makmur dan Tripa Makmur. Sejumlah desa terendam, dengan ketinggian air bervariasi antar lokasi.
Daftar desa terdampak
Menurut laporan yang disampaikan melalui Pusdalop, wilayah terdampak meliputi beberapa desa berikut:
- Desa Ujong Lamie
- Kuta Trieng
- Geulangang Gajah
- Tuwi Buya Ujung Lami
- Gunong Cut
- Suka Raja
Untuk Kecamatan Tripa Makmur, desa-desa yang tercatat terdampak antara lain:
- Panten Pange
- Ujong Krueng
- Mon Dua
- Neubok Yee PP
- Neubok Yee PK
- Pasi Kebeu Dom
- Lueng Keubeu Jagat
- Desa Kabu
Penanganan dan imbauan BPBD
BPBD Nagan Raya telah mengerahkan tim untuk melakukan asesmen awal pada lokasi terdampak. Petugas memetakan kerusakan dan kebutuhan darurat warga.
"Banjir terjadi akibat debit air Krueng Lamie dan Tripa meluap, dua Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur terendam banjir," kata Kalak BPBD Nagan Raya Rinaldi Irfandi melalui Pusdalop, Agus Salim.
"BPBD Nagan Raya sedang melakukan asesmen terhadap dampak bencana banjir," tambah Agus Salim.
Agus juga mengingatkan warga untuk tetap waspada karena cuaca masih mendung dan potensi hujan susulan masih ada. Saat laporan dibuat, air mulai mengalami penurunan namun beberapa pemukiman masih tergenang.
Dampak di Aceh Barat
Sementara itu, hujan deras di Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, meningkatkan debit sungai secara drastis pada Minggu malam. Luapan air menyebabkan infrastruktur rusak.
Akibatnya satu unit jembatan gantung putus dan satu rumah warga mengalami kerusakan parah. Petugas setempat mengimbau masyarakat untuk menjauhi lokasi jembatan dan menunggu akses darurat diperbaiki.
Prognosis dan langkah selanjutnya
Pemulihan pascabencana difokuskan pada evakuasi bila diperlukan, pemetaan kerusakan, dan penyaluran bantuan. BPBD terus memantau kondisi cuaca dan tingkat air sungai.
Warga di daerah dataran rendah diimbau mempersiapkan langkah pencegahan dan mengikuti arahan resmi agar risiko korban dapat diminimalkan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sat Lantas Labuhanbatu Sosialisasi Keselamatan di Pasar Gelugur
Sat Lantas Polres Labuhanbatu menggelar Dikmas di Pasar Gelugur pada 1 November 2026 untuk tingkatkan kepatu...
Hari Pramuka Sumut ke-65: Wabup Sergai Minta Nilai Pramuka Hidup
Wabup Sergai H. Adlin Tambunan meminta nilai Tri Satya dan Dasa Darma hidup sehari-hari saat Upacara Hari Pr...
Waspada Kembangkan Survei, Polisi Bekuk Pengedar Sabu dan Curanmor
Harian Waspada kembangkan program survei dan riset; polisi di Tapanuli menangkap terduga pengedar sabu dan p...
Waspada bentuk Litbang, pakar: survei harus transparan
Harian Waspada mendirikan tim Litbang untuk survei dan riset; pakar menekankan transparansi metodologi, inde...
Polres Taput Ungkap Curanmor Lintas Kabupaten, Tersangka JS Diamankan
Polres Tapanuli Utara menangkap JS, 19, pelaku curanmor lintas kabupaten; sepeda motor korban diamankan dan...
Polres Tapanuli Tengah Tangkap Pria, Sita 1,88 gram Sabu
Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Tengah menangkap AZH (28) di Pinangsori dan menyita 14 paket sabu seberat 1,8...