DPRD Dorong Jalur Darurat di Sarangan–Tawangmangu untuk Keselamatan
MAGETAN — Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Diana Amaliyah Verawatiningsih (Diana Sasa), mendorong pembangunan jalur penyelamat darurat di jalur pegunungan Sarangan–Tawangmangu pada audiensi dengan Kapolres Magetan AKBP Bagas Sancoyoning Aji, Senin (26/10/2026). Usulan itu diajukan untuk mengantisipasi kendaraan yang mengalami gangguan pengereman pada turunan panjang dan tikungan tajam, sekaligus mengawal perbaikan ruas jalan provinsi Maospati–Tawangmangu dan penguatan koordinasi penanganan karhutla di Magetan.
Usulan jalur penyelamat darurat
Diana mengambil masukan dari kepolisian sebagai alasan utama mendorong fasilitas darurat tersebut. Menurutnya, penanganan infrastruktur harus mengutamakan keselamatan, bukan sekadar kelancaran lalu lintas.
“Ini masukan penting dari kepolisian karena mereka yang berhadapan langsung dengan persoalan kecelakaan di lapangan. Saya kira perlu ditindaklanjuti bersama instansi terkait. Jangan sampai kita baru sibuk mencari solusi setelah terjadi kecelakaan yang menelan korban,”
Kapolres Magetan juga mendukung pembangunan jalur darurat di titik-titik rawan. Ia menyebut fasilitas ini penting sebagai antisipasi bila terjadi kegagalan pengereman.
“Selain speed bump dan W-beam, diperlukan jalur darurat sehingga kendaraan yang mengalami masalah pengereman tidak sampai masuk jurang,”
Lokasi yang dianggap memungkinkan berada di kawasan Perhutani, sementara jalan yang melintasinya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Oleh karena itu, pembangunan perlu koordinasi lintas sektoral.
Perbaikan ruas Maospati–Tawangmangu
Audiensi juga membahas kondisi rusak pada ruas jalan provinsi Maospati–Tawangmangu. Diana menyatakan penanganan telah direncanakan masuk dalam Perubahan APBD (PAK) Jawa Timur 2026 dan akan dilanjutkan pada APBD 2027.
Ia menekankan pentingnya memadukan data titik rawan dari kepolisian dengan pemantauan teknis dinas terkait, agar prioritas perbaikan tepat sasaran dan mengurangi risiko kecelakaan.
Koordinasi penanganan karhutla
Selain keselamatan jalan, DPRD dan Polres membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Magetan. Diana meminta mekanisme informasi yang jelas untuk mempercepat respons bersama antarinstansi.
“Kalau terjadi kebakaran hutan, informasi sebaiknya terkoordinasi melalui satu mekanisme yang jelas. Masyarakat perlu tahu lokasi kejadian, perkembangan pemadaman, dan potensi bahayanya. Dengan begitu, informasi tidak simpang siur dan penanganan di lapangan juga lebih mudah dikoordinasikan,”
Langkah selanjutnya
Diana menyatakan akan membawa usulan jalur penyelamat darurat ke koordinasi dengan Pemprov Jatim dan melibatkan Perhutani agar rencana pembangunan dibahas sesuai kewenangan masing-masing pihak. Ia juga berharap komunikasi berkelanjutan antara DPRD Jatim dan Polres Magetan agar temuan lapangan cepat ditindaklanjuti lewat kebijakan dan penganggaran provinsi.
Intinya, rekomendasi kepolisian dianggap penting untuk melengkapi fungsi penganggaran dan pengawasan DPRD, sehingga perbaikan infrastruktur dan penanganan bencana bisa berjalan lebih terkoordinasi dan berorientasi pada keselamatan publik.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Ansari: Pencegahan Kekerasan Anak Dimulai dari Keluarga
Anggota DPR Ansari minta pencegahan kekerasan anak dimulai dari keluarga lewat pengawasan, komunikasi, dan p...
Ketua KBI Magetan Dorong Anak Muda Kenal Kickboxing
Diana AV Sasa terpilih pimpin KBI Magetan 2026–2030; mendorong pengenalan kickboxing bagi anak muda sebagai...
Merah Muda Fest 2026: Bahasa Isyarat & Ecoprint Ajak Pemuda Peduli
Dua lokakarya di Merah Muda Fest 2026 mengajak anak muda memahami inklusivitas dan keberlanjutan lewat bahas...
Banteng Futsal League: Banteng Ngrambe Juara di Ngawi
Banteng Ngrambe juara Banteng Futsal League Mbah Kung Cup 2026 di Ngawi; turnamen membuka ruang bagi 21 tim...
Gen Z Bukan Apolitis, Tapi Sulit Masuk Partai Politik
Generasi Z dinilai kritis namun sulit bergabung dengan partai politik; solusi lewat pendidikan politik dan r...
Dari Sumenep ke Jakarta, Pemuda Bawa Semangat di Merah Muda Fest
Mohammad Rafiq dari Sumenep ikut Napak Tilas Merah Muda Fest 25 Okt 2026 di Jakarta untuk menyuarakan persat...