Politik

Ketua KBI Magetan Dorong Anak Muda Kenal Kickboxing

Bagikan:
Ketua KBI Magetan Diana AV Sasa memimpin Muskab KBI Magetan periode 2026–2030

Magetan — Diana AV Sasa terpilih sebagai Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Kickboxing Indonesia (KBI) Magetan periode 2026–2030 dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar di Dapur Lintang, Sabtu (24/10/2026). Ia berencana memperkenalkan kickboxing ke lebih banyak anak muda sebagai ruang positif untuk menyalurkan energi, melatih kedisiplinan, dan membangun kepercayaan diri — bukan semata untuk menjadi atlet profesional.

Visi: ruang positif bagi anak muda

Diana menekankan bahwa kickboxing harus diposisikan sebagai pilihan kegiatan yang menarik bagi generasi muda Magetan. Langkah awal menurutnya adalah memperluas pengenalan melalui kerja sama dengan sekolah, komunitas, dan klub olahraga.

“Anak muda punya energi dan kreativitas yang besar. Mereka butuh ruang untuk menyalurkannya secara positif. Saya ingin kickboxing menjadi salah satu pilihan kegiatan yang menarik, tempat mereka bisa berolahraga, membangun kepercayaan diri, sekaligus mengembangkan kemampuan diri.”

Pembinaan bertahap dan kesempatan

Diana menjelaskan pembinaan akan dimulai dari tahap pengenalan dan latihan dasar. Tidak semua peserta yang mencoba perlu diarahkan menjadi atlet. Namun, bila minat tumbuh dan fasilitas latihan tersedia, peluang munculnya bibit atlet potensial juga meningkat.

“Kita ingin semakin banyak anak muda Magetan mengenal dan tertarik mencoba kickboxing. Tidak semuanya harus menjadi atlet. Tetapi kalau minatnya tumbuh dan pembinaannya berjalan baik, dari sana tentu akan lahir atlet-atlet yang bisa membawa nama Magetan ke berbagai kejuaraan.”

Dukungan organisasi dan tokoh lokal

Muskab KBI Magetan dihadiri oleh jajaran pengurus provinsi dan cabang olahraga, antara lain Ketua Umum KBI Jawa Timur Sugeng Wahyu Widodo, Sekretaris Umum Ary Budiarto, serta Ketua KONI Kabupaten Magetan Bambang Trianto. Sugeng menyampaikan harapan agar kepengurusan baru dapat memperluas pembinaan dan melahirkan lebih banyak bibit atlet.

Beberapa tokoh juga diproyeksikan menjadi pembina KBI Magetan. Nama-nama yang disebut antara lain:

  • Sumanto
  • Joko Suyono
  • Hadi Pramana
  • Poppy Marcho Surya Putranto
  • Zakaria

Langkah menuju prestasi

Diana menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan tidak hanya diukur dari medali. Tersedianya ruang latihan, tumbuhnya minat masyarakat, dan kesempatan mengikuti kompetisi juga menjadi tolok ukur pembangunan ekosistem olahraga yang berkelanjutan.

“Saya ingin suatu hari ada anak Magetan yang berdiri di podium membawa medali kickboxing. Tetapi sebelum sampai ke sana, kita harus memastikan semakin banyak anak muda punya kesempatan mengenal, mencoba, dan menekuni olahraga ini.”

Dengan kepengurusan baru untuk periode 2026–2030, KBI Magetan menargetkan memperluas pengenalan olahraga ini sekaligus membangun jalur pembinaan yang jelas. Jika kesempatan untuk mencoba dan fasilitas latihan makin terbuka, kickboxing berpotensi bukan hanya melahirkan atlet berprestasi tetapi juga menjadi pilihan kegiatan positif bagi generasi muda Magetan.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait