Bupati Nganjuk Puji Kebijakan Harga Gabah dan Bantuan Beras
Nganjuk — Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyatakan kebijakan pemerintah pusat soal harga gabah memberi kepastian bagi petani dan mendukung kesejahteraan masyarakat. Pernyataan itu disampaikan saat penyaluran bantuan pangan beras alokasi Oktober–Desember 2026 di Balai Desa Kwagean, Kecamatan Rejoso, Minggu (25/10/2026). Kegiatan tersebut juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Kebijakan harga gabah dan pendampingan petani
Marhaen menilai selama ini petani sering khawatir harga gabah turun ketika panen. Menurutnya, kebijakan harga yang didukung pendampingan aparat kewilayahan memberi kepastian pasar dan harga yang lebih baik bagi petani.
"Dulu petani selalu khawatir harga gabah jatuh. Sekarang dengan pendampingan, petani bisa merasakan manfaat kebijakan pemerintah,"
Ia menambahkan pendampingan tersebut juga berperan menekan praktik permainan harga oleh tengkulak. Oleh karena itu, Marhaen menekankan pentingnya pengawasan lapangan agar petani terlindungi saat menjual hasil panen.
Bantuan pangan beras ringankan beban keluarga
Selain mendukung petani, Marhaen menilai program bantuan pangan beras membantu meringankan beban keluarga penerima manfaat, khususnya di wilayah pedesaan. Program ini dinilai menjadi alat intervensi sosial yang langsung memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga.
Ia mendorong pelaksanaan program pemerintah pusat agar terlaksana secara optimal sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan warga desa.
Pengembangan sektor pangan dan pendidikan
Marhaen mengatakan Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus mendorong pengembangan tanaman pangan. Ia berharap potensi lokal bisa dijadikan proyek percontohan di Jawa Timur dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.
Di bidang pendidikan, Bupati mengapresiasi program Sekolah Rakyat yang membuka akses bagi anak dari keluarga kurang mampu. Ia berharap program pendidikan dan pelatihan lain terus berjalan untuk memperluas kesempatan masyarakat meningkatkan kesejahteraan.
Marhaen juga menyampaikan harapan agar koordinasi antar tingkat pemerintahan—pusat, provinsi, dan kabupaten—semakin kuat, sehingga program yang dijalankan menjawab kebutuhan warga.
"Program-program pemerintah pusat sangat bermanfaat bagi warga kami. Kami berharap sinergi ini terus berjalan sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,"
Dengan kelanjutan pendampingan dan sinergi kebijakan, Marhaen berharap perlindungan bagi petani dan ketersediaan pangan bagi warga akan semakin terjamin.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Banteng Futsal League Mbah Kung Cup 2026 Konsolidasikan PDI Perjuangan Ngawi
Banteng Futsal League Mbah Kung Cup 2026 di Ngawi diikuti 21 tim untuk konsolidasi PDI Perjuangan dan mendek...
Perbaikan Jalan Dorong Eduwisata Koi dan Agropolitan di Desa Kemloko
Perbaikan jalan Dusun Kuwut (24/10/2026) mendorong pengembangan eduwisata koi di Desa Kemloko dan upaya menj...
Gandrung Sewu 2026 Tampil Megah Malam Hari dengan Glow in the Dark
Gandrung Sewu 2026 tampil perdana malam hari di Pantai Marina Boom dengan konsep glow in the dark, 1.300 pen...
Bunda PAUD Sumenep Ajak Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini lewat Karnaval
Bunda PAUD Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam pendidikan anak u...
Merah Muda Fest: 200 Anak Muda Bersihkan Pantai Kenjeran
Sekitar 200 anak muda ikut Merah Muda Fest bersihkan pantai Kenjeran, 25 Oktober 2026, untuk peringati Sumpa...
Merah Muda Fest: 200 Anak Muda Bersihkan Pantai Kenjeran
Sekitar 200 anak muda ikut aksi bersih-bersih pantai Kenjeran dalam Merah Muda Fest, memperingati Sumpah Pem...