Gantangan Perkutut Trenggalek Berpotensi Dongkrak Ekonomi Lokal
Trenggalek — Gantangan burung perkutut di Kabupaten Trenggalek mulai menarik perhatian sebagai potensi penggerak ekonomi lokal. Kegiatan yang digelar oleh para penghobi ini semakin sering berlangsung, termasuk pada Minggu, 25 Oktober 2026, di halaman Balai Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan. Dukungan dari pejabat daerah dinilai penting agar kegiatan dapat berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan.
Minat penghobi meningkat
Puluhan penghobi berkumpul di lokasi untuk mengadu kualitas perkutut peliharaan mereka. Hadirnya sesi gantangan juga memacu terbentuknya bird club atau komunitas penghobi secara lebih terstruktur. Menurut Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, tingginya minat ini menjadi modal untuk mengembangkan komunitas sekaligus potensi ekonominya.
“Gantangan perkutut lokal Trenggalek ini setidaknya menjadi parameter bahwa penghobi atau penggemar perkutut ternyata cukup banyak. Dan kami dari wakil rakyat mendukung, karena ini menjadi ajang hobi,”
Potensi usaha berbasis komunitas
Doding menilai kegiatan gantangan tidak harus berhenti sebagai ajang hobi semata. Jika dikelola secara sistematis, kegiatan ini berpeluang mendorong munculnya usaha berbasis komunitas, terutama melalui budidaya perkutut dan aktivitas pendukung bagi penghobi.
- Budidaya perkutut sebagai usaha skala lokal
- Kegiatan pendukung yang melibatkan komunitas penghobi
“Dan kami yakin jika digarap dengan baik, tentu mendatangkan keuntungan. Bisa menjadi penggerak ekonomi lokal,”
Dukungan dan peluang pengembangan
Selain menilai kegiatan ini positif, Doding yang juga menjabat Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menegaskan dukungan legislatif terhadap aktivitas serupa, termasuk untuk jenis burung lain. Ia berharap lokasi gantangan di desa menjadi daya tarik tersendiri dan mampu menarik minat penghobi dari wilayah lebih luas.
Pengelolaan yang berkelanjutan dinilai kunci agar gantangan perkutut tidak hanya memperkuat jejaring sosial para penghobi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Prospek ke depan
Dengan dukungan stakeholder lokal dan pengelolaan yang baik, gantangan perkutut di Trenggalek berpeluang berkembang menjadi bagian dari ekonomi berbasis komunitas. Kegiatan ini dapat memperluas akses bagi berbagai lapisan masyarakat untuk terlibat dalam usaha perkutut dan aktivitas pendukung lainnya, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Merah Muda Fest: 200 Anak Muda Bersihkan Pantai Kenjeran
Sekitar 200 anak muda ikut Merah Muda Fest bersihkan pantai Kenjeran, 25 Oktober 2026, untuk peringati Sumpa...
Merah Muda Fest: 200 Anak Muda Bersihkan Pantai Kenjeran
Sekitar 200 anak muda ikut aksi bersih-bersih pantai Kenjeran dalam Merah Muda Fest, memperingati Sumpah Pem...
Temuan 6.000 Liter Pertalite di SPBU Blitar, DPRD Minta Pengawasan Diperketat
Sekitar 6.000 liter Pertalite ditemukan di tangki SPBU Kebonrojo meski penjualan dihentikan; DPRD Jatim mint...
DPC PDI Perjuangan Buka Water Station untuk Napak Tilas HUT Magetan
DPC PDI Perjuangan Magetan buka water station saat Napak Tilas HUT ke-351, sediakan air mineral dan buah seg...
Pengurus PAC Sukowono Ziarah ke Makam Soekarno Perkuat Ideologi
Pengurus PAC Sukowono berziarah ke makam Soekarno di Blitar untuk menguatkan pemahaman sejarah dan ideologi...
Ansari Tekankan Pendidikan Karakter Sejak Dini di Pamekasan
Ansari tekankan pendidikan karakter sejak usia dini pada penutupan MENBA SDIT Al-Uswah di Pamekasan, 24 Okto...