Ansari: Pencegahan Kekerasan Anak Dimulai dari Keluarga
Pamekasan, 24 Oktober 2026 — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Hj. Ansari menyatakan keprihatinan terhadap meningkatnya kasus kekerasan yang melibatkan anak belakangan ini. Ia menekankan bahwa pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga, melalui pengawasan, komunikasi, dan kepedulian orang tua.
Pencegahan dari keluarga
Ansari menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan dasawisma di kediaman Ibu Rustam, Jalan Lawangan Daya, Pademawu, Pamekasan. Menurutnya, perhatian dan pendampingan sejak dini krusial untuk mencegah anak menjadi korban atau pelaku kekerasan.
"Pencegahan kekerasan terhadap anak harus dimulai dari keluarga. Anak membutuhkan perhatian, pendampingan, dan lingkungan yang memberikan rasa aman,"
Ia menyoroti pentingnya komunikasi terbuka dalam keluarga agar anak nyaman bercerita tentang masalah di sekolah, rumah, atau pergaulan.
Peran dasawisma dan masyarakat
Ansari menilai dasawisma dapat menjadi wadah efektif untuk memperkuat komunikasi antarwarga. Melalui kelompok pemberdayaan ini, masyarakat bisa saling berbagi informasi dan mengenali masalah keluarga lebih cepat.
"Karena itu, peran orang tua dan masyarakat sangat penting agar persoalan bisa dikenali dan dicegah sejak dini,"
Ia juga menekankan bahwa kepedulian lingkungan bukan sekadar mencampuri urusan pribadi, melainkan membangun kesadaran bersama untuk melindungi anak.
"Kepedulian lingkungan bukan berarti mencampuri urusan pribadi keluarga, melainkan membangun kesadaran bersama bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab semua pihak,"
Langkah kolaboratif untuk perlindungan anak
Menurut Ansari, upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak: keluarga, masyarakat, sekolah, dan lembaga terkait. Penguatan dasawisma disebutnya sebagai salah satu pintu masuk untuk meningkatkan kewaspadaan dan respons dini.
- Meningkatkan pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak
- Membangun komunikasi terbuka antara anak dan orang tua
- Memperkuat jaringan informasi antarwarga melalui dasawisma
Dengan langkah-langkah tersebut, Ansari berharap persoalan kekerasan terhadap anak dapat dikenali lebih awal dan dicegah sebelum berkembang menjadi kasus serius. Ia menekankan bahwa perlindungan anak harus menjadi tanggung jawab bersama agar anak tumbuh aman dan terlindungi.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Bupati Nganjuk Puji Kebijakan Harga Gabah dan Bantuan Beras
Bupati Nganjuk puji kebijakan harga gabah dan bantuan beras yang memberi kepastian bagi petani dan meringank...
165 Peserta Ikuti Turnamen Catur Piala Ketua DPRD Trenggalek
165 pecatur ikut Turnamen Catur Piala Ketua DPRD Trenggalek di Rest Area Puncak Dawung, 25 Okt 2026, memperi...
PDI Perjuangan Kirim Truk Air ke Desa Ponggok Atasi Krisis Air
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyalurkan truk tangki ke Desa Ponggok (25/10/2026) dan menjajaki solus...
Megawati Ajak Pemuda Berpikir Kritis di Merah Muda Fest 2026
Megawati minta pemuda berpikir kritis, bertanggung jawab, dan kuasai iptek tanpa kehilangan jati diri saat p...
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Hari Santri di Blitar
Ribuan warga Blitar tetap ikut Jalan Sehat HSN 2026 di Kanigoro meski hujan, sebagai upaya kebugaran dan pen...
Gantangan Perkutut Trenggalek Berpotensi Dongkrak Ekonomi Lokal
Gantangan perkutut di Trenggalek menarik puluhan penghobi dan didukung DPRD untuk berkembang jadi usaha budi...