INDOFEST 2026 Perkuat Industri Outdoor Nasional
INDOFEST 2026 digelar pada 4-7 Juni 2026 di Jakarta Convention Center (JCC). Festival perlengkapan outdoor terbesar Asia Tenggara ini memasuki usia satu dekade dan menargetkan kontribusi ekonomi serta penguatan ekosistem industri outdoor nasional.
Perayaan 10 Tahun dan tujuan acara
Penyelenggara menyatakan INDOFEST tahun ini hadir untuk menyatukan berbagai pemangku kepentingan, mulai pelaku industri hingga komunitas pecinta alam. Acara bertujuan mendorong nilai tambah produk lokal dan praktik pengelolaan alam yang berkelanjutan.
"Perjalanan 10 tahun INDOFEST tidaklah mudah, namun kami berupaya menyatukan visi pengembangan industri outdoor Indonesia," kata Disyon Toba, Chief Executive Officer COS Event, pada pembukaan di JCC, Kamis, 4 Juni 2026.
Ragam kegiatan dan kampanye sosial
Sebagai bagian perayaan, INDOFEST menghadirkan mini museum yang menampilkan evolusi festival sejak 2016. Acara juga menggandeng komunitas Bersibersi Lemari untuk kampanye sosial, memungkinkan pengunjung menyumbangkan pakaian layak pakai bagi masyarakat membutuhkan.
"Generasi Z memiliki ketertarikan tinggi terhadap aktivitas outdoor. Fenomena serupa juga terlihat di Indonesia," ujar Niken Saraswati Ratnaningtyas, Project Director INDOFEST 2026.
Dukungan pemerintah dan potensi ekonomi
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyebut INDOFEST sebagai ruang interaksi dan transaksi ekonomi antar‑pelaku industri, komunitas, dan pencinta alam. Menurutnya, tren kegiatan luar ruangan tumbuh positif dan sangat diminati generasi muda secara global.
"Ini menjadi ajang interaksi antara pecinta alam, para petualang, dan juga industri untuk kemudian saling mengenal, terjadi transaksi ekonomi," kata Raja Juli Antoni.
Data peserta dan target pengunjung
Penyelenggara menghadirkan sekitar 80 merek perlengkapan outdoor, dengan mayoritas produk berasal dari pelaku lokal. Panitia memasang target 60.000 pengunjung selama empat hari dan menargetkan nilai transaksi mencapai Rp60 miliar.
| Item | Angka |
|---|---|
| Merek peserta | ~80 |
| Target pengunjung | 60.000 |
| Target nilai transaksi | Rp60 miliar |
Dengan beragam program pameran, kampanye sosial, dan keterlibatan komunitas, INDOFEST 2026 berupaya memperkuat rantai nilai industri outdoor serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ke depan, penyelenggara berharap kolaborasi antara pelaku industri, komunitas, dan pemerintah akan memperbesar dampak positif acara ini terhadap industri dan pelestarian alam.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
IHSG Diperkirakan Melemah, Pasar Cermati Laju Inflasi
IHSG diperkirakan melemah dan menguji level 6.000 di tengah aksi jual asing serta kenaikan inflasi September...
DJP Percepat Pemungutan PPh 22 melalui Empat Lokapasar
DJP mempercepat pemungutan PPh Pasal 22 melalui lokapasar mulai 1 Oktober 2026; empat platform ditunjuk dan...
Dua Wamenkeu Dilantik, Kemenkeu Perkuat Pelaksanaan APBN
Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman dilantik sebagai Wamenkeu pada 1 Okt 2026 untuk memperkuat pelaksana...
Rupiah Turun ke Rp17.966 di Tengah Ketidakpastian AS–Iran
Rupiah melemah 0,40% ke Rp17.966 per dolar pada 1 Okt 2026, terdorong ketidakpastian AS–Iran dan pergeseran...
IHSG Melemah 0,83% ke 6.020 pada Sesi I (1 Okt 2026)
IHSG turun 0,83% ke 6.020,69 pada sesi I (1 Okt 2026), terdorong volatilitas global dan penyesuaian portofol...
Rupiah Kembali Melemah, Analis Waspadai Risiko Tembus Rp18.000
Rupiah melemah ke Rp17.919 per dolar AS pada pembukaan 1 Okt 2026; analis sebut rentan tembus Rp18.000 jika...