Rico Waas Ajak Warga Jadikan Kurban Momentum Tingkatkan Kepedulian
Wali Kota Medan Rico Waas mengajak warga menjadikan Idul Adha 1447 H sebagai titik tolak memperkuat ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Pernyataan itu disampaikan usai Salat Idul Adha di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (27/5), yang dihadiri ribuan jemaah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.
Seruan Wali Kota usai Salat Idul Adha
Rico menilai momentum kurban tepat untuk refleksi diri dan memperteguh nilai sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menekankan pentingnya kontribusi tiap individu untuk saling membantu dan menjaga kebersamaan.
"Momentum Idul Adha tentu menjadi waktu refleksi diri kita, meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, keikhlasan dalam berkehidupan, serta kepedulian sosial terhadap seluruh masyarakat,"
Ia berharap hasil kurban dapat dirasakan luas oleh masyarakat Kota Medan.
Imbauan Kebersihan Saat Pelaksanaan Kurban
Wali Kota juga mengingatkan agar limbah hewan kurban dikelola dengan benar. Ia memperingatkan risiko pencemaran jika darah dan isi perut dibuang ke sungai.
"Limbah itu harus dibungkus dengan baik dan dibuang ke tempat yang semestinya, jangan ke sungai karena bisa mencemari lingkungan dan berbahaya bagi masyarakat,"
Imbauan ini dimaksudkan untuk melindungi kesehatan publik dan kelestarian lingkungan setempat.
Jumlah Hewan Kurban di Kota Medan
Data resmi mencatat total hewan kurban di Medan mencapai 10.586 ekor pada Idul Adha 1447 H. Sumbangan datang dari OPD Pemerintah Kota dan masyarakat umum.
| Kelompok | Sapi | Kerbau | Kambing | Domba | Total |
|---|---|---|---|---|---|
| OPD Pemko Medan | 105 | 0 | 19 | 0 | 124 |
| Kaum Muslimin se-Kota Medan | 7.091 | 105 | 3.170 | 108 | 10.462 |
| Total | 7.196 | 105 | 3.189 | 108 | 10.586 |
Suasana Salat dan Silaturahmi
Pusat Kota Medan dipenuhi jamaah sejak pukul 06.00 WIB, dengan saf yang rapi dan suasana khidmat. Salat Idul Adha dipimpin imam Ahmad Husnan Na'im Nasution dan khotbah disampaikan K.H. Sutan Syahrir Dalimunthe.
Acara menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Warga memanfaatkan momen untuk bersalaman dan berfoto bersama Wali Kota, yang melayani antusiasme mereka dengan ramah.
Implikasi dan Harapan
Penyelenggaraan Idul Adha tingkat kota menegaskan peran ibadah kurban sebagai bentuk kepedulian sosial. Dengan pengelolaan limbah yang baik dan distribusi hasil kurban yang tepat, manfaatnya diharapkan bisa dirasakan lebih luas.
Ke depan, pemerintah daerah dan masyarakat didorong terus berkoordinasi agar pelaksanaan ibadah tetap menjaga aspek kesehatan, lingkungan, dan ketertiban publik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
ASPERA Mini Studio: Transformasi Digital Pembelajaran Speaking SAS
ASPERA Mini Studio hadir sebagai sistem pembelajaran speaking digital di SAS, memadukan studio, multimedia,...
Subulussalam Beringin Menuju Desa Definitif, BIG Lakukan Verifikasi Batas
Desa Persiapan Subulussalam Beringin menjalani verifikasi batas wilayah oleh BIG setelah peroleh kode regist...
Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Lonjakan Perceraian dan Kekerasan Anak
Ketua DPRK Banda Aceh kunjungi Mahkamah Syar'iyah, soroti lebih dari 300 perkara perceraian Jan–Sep 2026 dan...
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...