Wagub Sumut: Harkitnas Jadi Peringatan untuk Perubahan
Medan, 20/5 — Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Surya memimpin upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Lapangan Astaka Medan dan menegaskan momentum itu harus mendorong perubahan nyata pada pemerintahan dan layanan publik.
Pesan inti: dari seremoni ke kerja konkret
Surya mengingatkan bahwa semangat kebangkitan saat ini bukan soal merebut kemerdekaan, melainkan keberanian memperbaiki kualitas kerja, pelayanan, ekonomi, dan sumber daya manusia yang masih tertinggal.
"Kalau sekarang, kebangkitan itu sesuai dengan porsi dan tugas kita masing-masing,"
Ia menilai banyak persoalan pembangunan daerah dan kualitas SDM belum menjawab kebutuhan masyarakat. Oleh sebab itu, semangat Harkitnas harus diwujudkan lewat kerja nyata dan kolaborasi antardaerah.
Seruan untuk koordinasi dan semangat 'Sumut Berkah'
Wagubsu menegaskan Pemerintah Provinsi Sumut tidak ingin kabupaten/kota berjalan sendiri-sendiri tanpa arah yang selaras. Semua daerah diminta memperkuat sinergi melalui semangat Sumut Berkah agar kesejahteraan benar-benar dirasakan masyarakat.
"Hal-hal yang sudah baik harus ditingkatkan, yang masih kurang harus diperbaiki,"
Surya menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan ekonomi lokal.
Konteks sejarah dan kehadiran
Pada amanat upacara, Surya juga membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital yang mengaitkan peringatan Harkitnas dengan lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 1908. Menurut pidato itu, momen tersebut menjadi titik awal kebangkitan bangsa melalui perjuangan intelektual dan persatuan lintas daerah.
Siapa saja yang hadir
Upacara Harkitnas ke-118 ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Hadirin antara lain:
- Penjabat Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap
- Unsur Forkopimda
- Pimpinan OPD
- TNI/Polri
- Organisasi kemasyarakatan dan partai politik
Implikasi dan langkah ke depan
Peringatan ini menjadi pengingat bahwa upacara tidak cukup tanpa tindak lanjut. Langkah konkret yang diharapkan meliputi peningkatan koordinasi lintas daerah, pembenahan pelayanan publik, dan penguatan program pengembangan SDM.
Dengan penekanan pada sinergi dan perbaikan riil, pemerintah provinsi mendorong daerah untuk menerjemahkan semangat Harkitnas menjadi kebijakan yang berdampak pada kesejahteraan warga.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...