Wapres Dukung Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik
Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau fasilitas produksi motor listrik United E-Motor Plant 3 di Curug, Tangerang, Sabtu 27 Juni 2026. Kunjungan ini bertujuan mendukung percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional dengan meninjau proses produksi dan layanan konversi sepeda motor berbahan bakar bensin ke listrik.
Peninjauan proses produksi dan konversi
Pada kunjungan, Wapres melihat langsung tahapan manufaktur mulai dari perakitan komponen, pengujian kualitas, hingga proses konversi kendaraan. Fasilitas tersebut tidak hanya memproduksi unit baru, tetapi juga menyediakan layanan konversi sesuai regulasi yang berlaku.
Gibran menyatakan bahwa fasilitas ini merupakan bagian penting dari strategi transisi energi dan pengurangan emisi. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
United E-Motor Plant 3 merupakan salah satu fasilitas produksi yang dirancang untuk mendukung pengembangan kendaraan listrik nasional, ujar Wapres saat meninjau pabrik.
Komitmen perusahaan dan penguatan TKDN
Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk, Henry Mulyadi, menyatakan perusahaan berupaya menghadirkan solusi mobilitas ramah lingkungan sekaligus memperkuat rantai pasok industri otomotif listrik di dalam negeri.
Merupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan Bapak Wakil Presiden, kata Henry.
Henry menambahkan perusahaan berkomitmen meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Selain itu, layanan konversi sepeda motor ke listrik dikembangkan agar lebih mudah diakses masyarakat.
Dampak bagi transisi energi dan industri otomotif
Kunjungan ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah dan industri dalam mendorong pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik. Percepatan produksi dan layanan konversi dipandang sebagai langkah konkret mendukung program transisi menuju mobilitas yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.
Selain memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, pengembangan fasilitas seperti ini juga berpotensi mendukung target pengurangan emisi karbon dan pembangunan industri hijau di masa depan. Peningkatan TKDN dapat menstimulasi rantai pasok lokal dan menciptakan lapangan kerja baru.
Prospek ke depan
Ke depan, pemerintah dan pelaku industri diharapkan terus mendorong investasi, insentif, dan regulasi yang mempermudah adopsi kendaraan listrik serta layanan konversi. Kolaborasi ini menjadi kunci agar target transisi energi dan pengembangan industri otomotif listrik nasional dapat tercapai secara lebih cepat dan berkelanjutan.
Dengan langkah-langkah tersebut, fasilitas produksi seperti United E-Motor Plant 3 diharapkan dapat terus menghadirkan produk inovatif yang mendukung mobilitas bersih di Indonesia.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
FAO: Produksi Beras Indonesia Peringkat Ke-4 Dunia, 38 Juta Ton
FAO menempatkan Indonesia sebagai produsen beras keempat dunia dengan produksi 38 juta ton; pemerintah mendo...
Komisi IV Apresiasi Pemangkasan Aturan Distribusi Pupuk
Komisi IV mengapresiasi pemangkasan 145 aturan dan penurunan harga pupuk untuk mempercepat distribusi pupuk...
Kemnaker Alokasikan Rp6,26 T untuk Magang dan Vokasi 2026
Kemnaker mengalokasikan Rp6,26 triliun untuk magang dan vokasi 2026, dengan target 150.000 magang dan perlin...
Kementras Tekankan SDM Jadi Fokus Pembangunan Transmigrasi
Kementerian Transmigrasi menegaskan pembangunan transmigrasi harus prioritaskan pengembangan SDM untuk mendo...
Kemhan: Calon Manajer Kopdes Ikut Latsarmil Bukan untuk Bertempur
Kemenhan menegaskan Latsarmil bagi calon manajer Koperasi Desa Merah Putih bukan untuk bertempur, melainkan...
Bioetanol Aren Sudah Diuji: Klaim BRIN Lebih Irit
BRIN uji bioetanol dari aren di motor 27 Juni 2026 di Bogor; hasil klaim lebih irit dan bertenaga, namun mas...