Fraksi Gerindra Medan Apresiasi Pidato Kenegaraan Prabowo
Medan, 14 Agustus 2026 — Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, Tia Ayu Anggraini, menyambut positif pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Tia menilai pidato tersebut memaparkan capaian dan kebijakan transformatif yang perlu diikuti oleh pemerintah daerah, termasuk Pemkot Medan.
Respons Fraksi Gerindra terhadap isi pidato
Tia memuji komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat penyelesaian persoalan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyebutkan bahwa selama 21 bulan atau 663 hari pemerintahan telah dijalankan 121 kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah yang belum tertangani lama.
"Apa yang telah dicapai pemerintah pusat, hendaknya diikuti pemerintah di daerah khususnya Kota Medan. Sejauh ini, pembangunan di Kota Medan belum menunjukkan perkembangan. Masih melanjutkan program-program yang terdahulu,"
Rincian kebijakan dan dampak
Menurut Tia, sejumlah program yang disorot presiden berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Program yang disebutkan antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ketahanan pangan dan energi, pembangunan sekolah rakyat, peningkatan layanan kesehatan, serta penguatan ekonomi lokal melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Prabowo juga menyampaikan capaian lain, yakni Indonesia mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan, penerapan kebijakan B50 yang diklaim menghentikan impor solar, penurunan harga pupuk sebesar 20 persen, serta dorongan pembangunan sektor pangan dan ekonomi kerakyatan.
Implikasi untuk Kota Medan
Tia menekankan agar capaian pusat dikawal agar benar-benar dirasakan masyarakat Medan. Ia mengingatkan masih banyak fasilitas kesehatan primer di kota yang memerlukan perhatian, termasuk fasilitas dan sumber daya manusia di Puskesmas.
"Di Kota Medan saja masih banyak Puskesmas butuh perhatian serius, mulai dari fasilitas hingga sumber daya manusianya. Wali Kota Medan Rico Waas harus mampu meyakinkan masyarakat tidak memilih rumah sakit luar negeri sebagai rujukan kesehatan,"
Tia menambahkan bahwa profesionalisme manajemen rumah sakit daerah harus ditingkatkan. Ia menyinggung RSUD dr Pirngadi dan RSUD Bachtiar Jafar sebagai institusi yang perlu perbaikan manajerial agar layanan kesehatan lebih dipercaya masyarakat.
Dukungan politik dan tindak lanjut
Fraksi Gerindra DPRD Medan menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pusat yang berpihak pada kepentingan rakyat. Tia mengatakan fraksinya akan mendorong agar program nasional dapat berjalan optimal di tingkat daerah dan terus mengawal implementasinya.
Pidato kenegaraan tersebut disampaikan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pada hari yang sama, Presiden juga mengajukan pidato pengantar RUU APBN 2027 beserta Nota Keuangan di hadapan DPR RI.
Dengan catatan dan dorongan dari Fraksi Gerindra, fokus sekarang beralih pada penerapan kebijakan di daerah agar manfaatnya luas dan konkret bagi warga Kota Medan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Latihan Intensif Paskibra Lhoknga Jelang 17 Agustus 2026
Anggota Paskibra Kecamatan Lhoknga dari SMA Negeri 1 Lhoknga gelar latihan intensif menjelang HUT RI ke-81 p...
Dinas Pendidikan Sumut Tindak Pelajar Terlibat Geng Motor di Medan
Dinas Pendidikan Sumut menyatakan tujuh siswa dari empat sekolah di Medan diduga terlibat geng motor; mereka...
Desak Polda: Tetapkan 3 WNA sebagai Tersangka Kasus Scamming
Pengamat mendesak Dit Siber Polda Sumut menetapkan tiga WNA sebagai tersangka dalam kasus scamming di Aparte...
Bobby Nasution Lantik Timur Tumanggor sebagai Pj Sekda Sumut
Bobby Nasution melantik Timur Tumanggor sebagai Pj Sekda Sumut pada 14 Agustus dan memberi tiga arahan utama...
Mayat Pengemudi Taksi Ditemukan Kaki Terikat di Hamparan Perak
Seorang pengemudi taksi online ditemukan tewas dengan kaki terikat di kebun tebu Buluh Cina, Hamparan Perak....
Korban Keracunan MBG di Karo Naik Jadi 353 Siswa
Korban keracunan menu MBG di Kabupaten Karo naik menjadi 353 siswa; sampel dibawa ke lab provinsi dan penyel...