Festival Sungai Asahan 29 Agustus: Bupati Ajak Jaga Kelestarian
ASAHAN — Bupati Taufik Zainal Abidin membuka secara resmi Festival Sungai Asahan di Dusun I, Desa Pulau Rakyat Pekan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Sabtu (29/8). Acara ini bertujuan mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan kelestarian sungai serta mendorong potensi pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Hadirkan Pejabat dan Komunitas Lokal
Festival dihadiri oleh jajaran Forkopimda, perwakilan TNI-Polri, anggota legislatif, dan masyarakat setempat. Kehadiran unsur pemerintah dan komunitas mencerminkan dukungan lintas sektor terhadap pelestarian Sungai Asahan.
- Wakil Bupati Asahan Rianto
- Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra
- Kapolres AKBP Adi Dharma Pramudhita
- Komandan Lanal Letkol Laut (P) Sigit Riyanto
- Wakil Ketua DPRD Asahan Joko Panjaitan
- Anggota DPRD Sumut Aripay Tambunan, perwakilan Danyon 126/KC, camat, kepala desa, content creator, dan masyarakat
Pesan Bupati: Sungai Berperan Strategis
Bupati Taufik menekankan nilai sejarah dan ekonomi Sungai Asahan, yang bersumber dari Danau Toba dan menjadi sumber mata pencaharian serta energi melalui PLTA Asahan 1, 2, dan 3. Ia mengajak warga aktif menjaga kualitas aliran sungai.
“Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Asahan,”
Panitia dan Harapan Keberlanjutan
Ketua panitia, Adi, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak sehingga acara berjalan sukses. Ia berharap festival menjadi agenda tahunan untuk mengedukasi masyarakat dan meningkatkan pariwisata serta kebudayaan lokal.
“Festival Sungai Asahan merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan bersama dalam upaya menjaga dan melestarikan aliran Sungai Asahan,” — Adi, Ketua Panitia
Aksi Lingkungan: Tanam Pohon dan Tebar Benih
Rangkaian kegiatan menampilkan aksi nyata pelestarian sungai. Forkopimda bersama perusahaan menanam bibit pohon di tepian sungai dan melepas benih ikan ke aliran.
- Jenis pohon yang ditanam: durian, mahoni, ketapang
- Jenis ikan yang ditebar: baung, gurame, nila, jurung
Hiburan, Olahraga, dan Pemberdayaan Ekonomi
Festival juga diwarnai beragam lomba dan pameran UMKM. Kegiatan tersebut dirancang untuk menarik wisatawan sekaligus memberi ruang bagi pelaku ekonomi kreatif lokal.
- Lomba dayung
- Lomba memancing
- Lomba menari dan bernyanyi
- Fashion show
- Lomba memasak
Penutup: Integrasi Pelestarian dan Pembangunan Lokal
Anggota DPRD Sumut Aripay Tambunan menyambut baik inisiatif ini sebagai sarana kampanye pelestarian dan pengenalan potensi wisata Asahan. Secara umum, festival dianggap berjalan aman, tertib, dan memberi dampak positif terhadap pelestarian lingkungan serta pemberdayaan ekonomi kreatif.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pangdam Iskandar Muda Mahesa Fitriadi Disambut di Bandara SIM
Wagub Aceh dan Forkopimda menyambut Brigjen Mahesa Fitriadi sebagai Pangdam Iskandar Muda di Bandara SIM, Ac...
Kabut Asap Ancam Ibu Hamil, Video Bupati Viral, Rutan Gagalkan Sabu
IDAI Sumut peringatkan bahaya kabut asap bagi ibu hamil; video Bupati Deliserdang viral; Rutan Medan menggag...
Bencana Taput: 36 Meninggal, Kerugian Taksir Rp3,78 Triliun
Banjir dan longsor di Tapanuli Utara 25 Nov menyebabkan 36 tewas, 14.033 terdampak, kerugian Rp3,78 triliun;...
HUT ke-81 Labuhanbatu: Perayaan Megah versus 40.490 Warga Miskin
Perayaan HUT ke-81 Labuhanbatu disorot setelah data BPS: 7,37% atau 40.490 warga masih miskin; aktivis minta...
Video Bupati Deliserdang 'Gaji Rp10 Juta' Viral, Dilaporkan ke Komdigi
Video Bupati Deliserdang soal gaji Rp10 juta untuk pencari kerja viral; Kominfostan melaporkan penyebaran ko...
Asap Karhutla Ancam Ibu Hamil dan Perkembangan Janin
Kabut asap karhutla mengancam ibu hamil dan perkembangan janin pada fase awal; dokter anak IDAI Sumut imbau...