Pendemo Desak Reformasi Pelayanan Paspor di Imigrasi Langsa
Langsa — Sejumlah elemen sipil yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Keadilan dan Korban Imigrasi Langsa menggelar unjuk rasa di depan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, Senin (31/8) mulai pukul 09.30 WIB. Massa menuntut reformasi total pelayanan paspor yang dianggap bobrok, diskriminatif, dan mempersulit warga, khususnya pasien berobat ke luar negeri dan calon jamaah umroh. Aksi dikawal ketat aparat Polres Langsa dan dilakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan.
Aksi dan peserta
Aksi diikuti berbagai organisasi masyarakat, antara lain Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM), Gerakan Pemuda Rencong Anti Korupsi (Geprak) Aceh, Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Langsa, Front Mahasiswa Pemuda Anti Kekerasan (Fomapak) Aceh, HIPAKAT Langsa, wartawan, lawyer, dan warga lainnya. Peserta membawa bendera Merah Putih serta spanduk berisi tuntutan pencopotan kepala imigrasi dan penghentian dugaan manipulasi prosedur.
Tuntutan utama massa
Koordinator lapangan dan pemimpin organisasi menyampaikan sejumlah tuntutan yang tegas. Mereka menuntut penghentian aturan sepihak dan praktik yang merugikan publik, serta ganti rugi bagi korban maladministrasi. Permintaan prioritas juga ditujukan untuk pasien berobat dan jamaah umroh.
- Hentikan dugaan manipulasi prosedur yang mempersulit pemohon paspor.
- Berikan ganti rugi materiil dan non-materiil kepada korban maladministrasi.
- Copot Kepala Imigrasi Langsa dan tindak tegas oknum pelayan publik yang berlaku sewenang-wenang.
- Buka layanan prioritas untuk pasien berobat dan jamaah umroh.
- Reformasi total agar pelayanan cepat, profesional, adil, dan bebas diskriminasi.
Perkataan pengunjuk rasa
Koordinator aksi Yoesdi Noer, yang juga wartawan senior, memperingatkan akan ada aksi lanjutan jika tuntutan diabaikan. Ia mengatakan pengaduan bukan sekadar protes pribadi tetapi tuntutan keadilan bagi masyarakat.
"Bila tuntutan kami tersebut tidak diindahkan kami akan menggelar aksi unjuk rasa selanjutnya untuk episode kedua,"
Yoesdi juga menyatakan bahwa ia menjadi salah satu korban diskriminasi dalam proses pembuatan paspor untuk keperluan berobat ke Malaysia.
"Saya salah seorang korban tindakan diskriminasi dan penilaian berbasis rasisme dalam proses pelayanan pasport ..."
Aktivis Ray Iskandar menegaskan hak warga atas pelayanan negara.
"Negara membentuk lembaga-lembaga untuk melayani masyarakat,"
Audiensi dengan Kepala Imigrasi
Setelah berorasi, perwakilan massa diterima oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, Indra Sakti, yang melakukan audiensi di kantor. Indra menyampaikan permohonan maaf terbuka atas ketidaknyamanan pelayanan dan menyatakan telah mengambil langkah administratif terhadap oknum yang terlibat.
"Begitu menerima laporan, saya langsung menginstruksikan Kepala Subseksi terkait untuk mencabut penugasan yang bersangkutan dari area pelayanan dan memindahkannya ke bagian administrasi... Hasil pemeriksaan diserahkan ke pemerintah pusat untuk penjatuhan sanksi sesuai aturan ASN,"
Indra juga merinci rencana evaluasi dan inovasi peningkatan kualitas pelayanan. Ia mengakui keterbatasan anggaran pusat yang menunda sosialisasi program secara menyeluruh, namun menegaskan komitmen untuk membuka diri terhadap kritik dan masukan.
Penutup dan prospek
Aksi berlangsung tertib dan massa membubarkan diri sekitar pukul 11.15 WIB setelah mencapai kesepakatan untuk melanjutkan dialog. Para pengunjuk rasa menegaskan akan mengawal proses perbaikan dan menggelar aksi lanjutan jika tuntutan tidak direspons. Tekanan publik dinilai penting agar pelayanan publik di Imigrasi Langsa menjadi lebih humanis, cepat, dan bebas diskriminasi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Gunung Sinabung Tetap Berstatus Siaga, Potensi Erupsi Masih Ada
Gunung Sinabung di Karo tetap berstatus Level III (Siaga); gempa dan tremor masih terekam, abu tipis bergera...
Ahli Waris Minta Eksekusi Tanah UDA Segera Dilakukan
Ahli waris Pardede mendesak PN Medan melakukan eksekusi aset Universitas Darma Agung berdasarkan putusan ink...
Erupsi Sinabung Ganggu Penerbangan Kualanamu–SIM, 2 Jadwal Terganggu
Erupsi Gunung Sinabung (1/9) menyebabkan abu vulkanik yang mengganggu ruang udara, memicu pembatalan dan pen...
PWI Lhokseumawe Laporkan Dugaan Pemukulan Wartawan ke Denpom
PWI Lhokseumawe melaporkan dugaan pemukulan wartawan Haiqal Alfikri ke Denpom IM/1 pada 31 Agustus 2026; lap...
Siswi SMAN 2 Kisaran Dinobatkan Duta Muda BPJS Kesehatan
Nurjihan Syahira Ginting dari SMAN 2 Kisaran terpilih sebagai Duta Muda BPJS Kesehatan Wilayah I, resmi diku...
Polda Sumut Tangkap Pemilik Rumah Penyimpanan Narkoba di Medan
Polda Sumut menangkap PD di Medan dan menyita 3.959 butir ekstasi, 223 bungkus vape, serta 773 gram ketamine...