Nasional

Evakuasi Korban Gempa NTT: Tim SAR Kerahkan 281 Personel

Bagikan:
Tim SAR melakukan evakuasi korban gempa di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur

Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian dan evakuasi korban gempa di Nusa Tenggara Timur setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Lokasi episentrum tercatat sekitar 30 kilometer timur laut Mbay. Hingga kini, pihak berwenang melaporkan puluhan korban tewas dan terluka serta upaya penyelamatan masih berlangsung.

Data korban dan evakuasi

Berdasarkan pendataan sementara, tim SAR telah mengevakuasi 79 orang dari wilayah terdampak. Tim juga mencatat korban jiwa dan luka sebagai berikut:

  • 38 orang meninggal dunia
  • 40 orang luka-luka
  • 1 orang masih dilaporkan tertimbun

Pendataan terus diperbarui bersama BPBD setempat untuk memastikan jumlah dan kebutuhan korban.

Penggelaran personel dan alat

Pihak SAR menyebutkan total 281 personel dikerahkan dalam operasi ini. Mereka berasal dari berbagai unsur dan ditempatkan di titik-titik terdampak.

  • TNI
  • KSOP
  • Polri
  • BPBD
  • PMI
  • Pemerintah daerah dan potensi SAR lainnya

Selain personel darat, satuan mengerahkan kapal KN SAR Puntadewa untuk mempercepat akses dan evakuasi korban di daerah pesisir dan pulau-pulau sekitar Flores.

Keterangan petugas SAR

'Kami juga menggerakkan KN SAR Puntadewa untuk mengoptimalkan operasi SAR. Bersama potensi SAR di seluruh Flores, kami berupaya melakukan penyelamatan dengan cepat, tepat, dan aman,'

Pernyataan itu disampaikan Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, sebagai bagian dari upaya konsolidasi sumber daya di lapangan.

Prioritas operasi dan langkah berikutnya

Operasi SAR memprioritaskan pencarian korban yang masih tertimbun serta evakuasi warga ke lokasi aman. Personel ditempatkan di titik-titik strategis agar proses pencarian, pertolongan, dan pemulihan berjalan lebih cepat.

Koordinasi antara SAR, BPBD, dan instansi terkait terus ditingkatkan. Selain evakuasi, tim juga menilai kebutuhan logistik dan medis untuk korban yang mengungsi.

Situasi di lapangan masih dinamis dan angka-angka yang diumumkan bersifat sementara, menunggu verifikasi lebih lanjut dari tim di lokasi.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait