Nasional

Kemenbud Sulap Situs Bersejarah Bogor Jadi Cagar Budaya Nasional

Bagikan:

Kementerian Kebudayaan mengumumkan rencana penataan sejumlah situs bersejarah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi Cagar Budaya Nasional. Pernyataan itu disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Cibinong pada Selasa malam, 11 Agustus 2026. Tujuannya untuk memperkuat perlindungan warisan sejarah sekaligus meningkatkan status situs sebagai bagian penting kebudayaan Indonesia.

Rencana revitalisasi dan pembentukan museum

Kementerian menyebut akan melakukan revitalisasi pada beberapa situs di wilayah Kabupaten Bogor. Salah satu langkah awal adalah pengangkatan Batu Cianten untuk dijadikan museum sebagai sarana pelestarian dan edukasi publik.

Revitalisasi ini diharapkan tidak hanya menjaga fisik peninggalan, tetapi juga menyusun tata kelola agar situs dapat dimanfaatkan untuk kegiatan kebudayaan dan pariwisata terukur.

Daftar situs yang dibidik

Beberapa situs dan temuan arkeologi yang mendapat perhatian Kementerian antara lain:

  • Situs Ciaruteun
  • Kebon Kopi 1
  • Kebon Kopi 2 (direncanakan dibuat replika karena prasasti hilang)
  • Prasasti Jambu
  • Temuan baru di kawasan Arca Domas

Penataan dan penetapan status diharapkan akan meningkatkan perlindungan hukum serta menarik perhatian peneliti dan wisatawan.

Kutipan dan penekanan tujuan

"Kita sedang merevitalisasi beberapa situs di Kabupaten Bogor, kita baru angkat itu Batu Cianten dan kita buat museum. Nanti kita tata beberapa situs-situs warisan budaya dunia dan kita akan tingkatkan menjadi Cagar Budaya Nasional,"

Menbud menegaskan bahwa penataan ini bagian dari pengembangan potensi kebudayaan Kabupaten Bogor. Selain langkah fisik, pembinaan komunitas budaya menjadi bagian rencana jangka panjang.

Kerja sama pengembangan ekosistem kebudayaan

Kementerian membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mengembangkan ekosistem seni kontemporer. Program yang dipertimbangkan mencakup penguatan komunitas sastra, seni pertunjukan, musik, dan seni rupa.

"Terutama yang wisata budaya, wisata sejarah, wisata religi. Kita tentu di Kementerian Kebudayaan akan bekerja sama,"

Rencana lain termasuk peluang penyelenggaraan festival film dan acara kebudayaan sebagai sarana pengembangan talenta lokal.

Konteks acara dan langkah selanjutnya

Pernyataan Menbud disampaikan usai ia menyaksikan Konser Kemerdekaan Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 di Lapangan Panahan Kompleks Stadion Pakansari, Cibinong. Konser ini bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, dan GBN juga dijadwalkan tampil di Istana Negara pada 17 Agustus.

Ke depan, penetapan beberapa situs sebagai Cagar Budaya Nasional akan membutuhkan kajian teknis, inventarisasi, dan dukungan anggaran. Jika berjalan sesuai rencana, langkah ini diharapkan memperkuat perlindungan warisan serta membuka peluang ekonomi budaya bagi masyarakat setempat.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait