BPJS Ketenagakerjaan Tebing Tinggi Sosialisasi di Sekolah Maitreyawira
Tebing Tinggi — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tebing Tinggi memperluas edukasi dan perlindungan jaminan sosial untuk tenaga pendidik melalui kegiatan sosialisasi di Sekolah Maitreyawira. Kegiatan bertujuan memperkenalkan manfaat program serta mendorong sekolah yang belum mendaftar agar segera memberikan perlindungan kepada guru dan tenaga kependidikan.
Sosialisasi dan target peserta
Kegiatan sosialisasi menyasar seluruh pengajar dan tenaga kerja sekolah. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tebing Tinggi, Dian Suziana, menjelaskan acara ini merupakan bagian dari upaya memperluas cakupan kepesertaan sekaligus pembinaan bagi sekolah yang telah menjadi peserta.
Ini sosialisasi program untuk seluruh pengajar dan tenaga kerja yang ada di sekolah ini,
Melalui pendekatan langsung ke sekolah, BPJS berharap pesan penting tentang jaminan sosial dapat tersampaikan secara komprehensif dan praktis.
Program yang ditawarkan
BPJS Ketenagakerjaan menekankan empat program utama yang relevan bagi tenaga pendidik. Program tersebut memberikan perlindungan saat terjadi risiko kerja dan menjamin masa depan pegawai sekolah.
- Jaminan Kecelakaan Kerja
- Jaminan Hari Tua
- Jaminan Kematian
- Jaminan Pensiun
Pernyataan Dian menegaskan pentingnya kepesertaan agar guru dan tenaga kependidikan memperoleh manfaat sesuai program yang diikuti.
Respons sekolah
Kepala Sekolah Maitreyawira, Andi Tanuwijaya, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan sosialisasi yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan. Ia menilai kegiatan ini memperkuat perlindungan bagi seluruh pendidik di sekolahnya.
Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tebing Tinggi yang mana langsung turun memberikan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan,
Andi juga menyatakan komitmen sekolah untuk menjaga kelancaran kepesertaan dan pembayaran iuran agar perlindungan berjalan efektif.
Dampak dan harapan ke depan
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tebing Tinggi berharap kegiatan serupa dapat diikuti semua sekolah di kota ini. Dengan meningkatnya cakupan kepesertaan, risiko yang dialami tenaga pendidik saat menjalankan tugas dapat diminimalkan lewat manfaat program jaminan sosial.
Ke depan, pembinaan lanjutan dan monitoring di sekolah-sekolah diharapkan memastikan kepesertaan dan pembayaran iuran berjalan tertib, sehingga guru dan tenaga kependidikan benar-benar mendapatkan perlindungan yang layak.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Sumut Luncurkan 6 Bus Perintis untuk Pelajar Asahan
Pemprov Sumut meluncurkan 6 Bus Perintis untuk pelajar Asahan pada 15/10, sebagai upaya meningkatkan akses t...
Wisuda ITSI 2026: 445 Lulusan, 90 Langsung Direkrut Agrinas
ITSI mewisuda 445 lulusan; 90 sudah direkrut PT Agrinas. Kampus perkuat link-and-match, buka S-2, dan fokus...
Humbahas Terapkan PJJ untuk TK-SMP Akibat Asap Karhutla
Dinas Pendidikan Humbahas menerapkan PJJ untuk TK/PAUD, SD, dan SMP sejak 16 Oktober 2026 akibat asap karhut...
Polresta Deliserdang Ungkap Peredaran Sabu 1 kg di Lubuk Pakam
Polresta Deliserdang menyita sabu 1 kg dan menahan satu tersangka di Lubuk Pakam setelah laporan warga pada...
Mobil tahanan polisi masuk jurang di Labuhanbatu, insiden viral
Mobil dinas polisi yang membawa belasan tahanan terjun ke jurang di Rantau Prapat, Labuhanbatu pada 16/10; p...
Pemkab Taput Revitalisasi Salib Kasih jadi Destinasi Rohani Unggulan
Pemkab Tapanuli Utara mendorong revitalisasi Salib Kasih di Siatas Barita sebagai destinasi wisata rohani un...