Wisuda ITSI 2026: 445 Lulusan, 90 Langsung Direkrut Agrinas
Medan — Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) mewisuda 445 lulusan pada 15 Oktober 2026 di Tiara Convention Center, Medan. Sebagian besar peserta sudah mengantongi pekerjaan; PT Agrinas Palma Nusantara merekrut 90 lulusan untuk ditempatkan di Sumatera Utara, Riau, dan Kalimantan Barat.
Agrinas serap 90 lulusan sebelum wisuda
Direktur SDM & Umum PT Agrinas Palma Nusantara, Brigjen TNI (Purn) Dr Erry Herman, SE, MPA, menyatakan perusahaan menilai lulusan ITSI siap bekerja di lapangan. Rekrutmen dilakukan untuk mengisi posisi pemimpin lapangan dan tenaga teknis.
“Semua menjadi pemimpin-pemimpin lapangan terbaik yang kami nilai, mereka bekerja sangat baik di lapangan,” ujar Brigjen TNI (Purn) Dr Erry Herman, SE, MPA.
Perusahaan lain yang merekrut lulusan
Wakil Rektor III ITSI, Ika Ucha Pradifta Rangkuti, SST, MSi, menyebut sejumlah perusahaan perkebunan nasional dan regional telah menerima lulusan ITSI. Penyerapan ini menunjukkan hubungan kampus dengan industri berjalan efektif.
- PTPN IV
- PT Bumijaya
- Genting Plantation
- Gunas Group
- Kalimantan Plantation Unit
- Kawasan Industri Nusantara
- Permata Group
- Sinar Mas Agro
- Triputra Agro
- Sapta Pesona
Penguatan kurikulum dan kompetensi
Rektor ITSI, Dr Purjianto, SE, MM, mengatakan link-and-match diwujudkan lewat kolaborasi industri untuk magang dan praktik lapangan. Peningkatan kompetensi dosen serta pembenahan fasilitas juga dijalankan agar lulusan memenuhi kebutuhan sektor perkebunan.
“Pembelajaran ITSI meliputi hard skill, yaitu penguasaan pengetahuan teori dan praktik. Mahasiswa juga dibekali softskill yaitu pengembangan karakter, sehingga lulusan punya disiplin, daya juang, tangguh, mental yang kuat dan karakter positif lain sebagai bekal dalam bekerja,” urai Dr Purjianto, SE, MM.
Selain itu, lulusan menjalani uji kompetensi oleh lembaga sertifikasi profesi sebagai bagian dari penjaminan mutu.
Beasiswa S-2 dan prodi unggulan
Pada acara wisuda, ITSI mengumumkan pemberian beasiswa S-2 kepada salah satu lulusan terbaik, Andri Putra Arta, SP, dari Prodi Agribisnis. Program pascasarjana ITSI sendiri baru dibuka tahun ini.
Ketua Yayasan Pendidikan Perkebunan Yogyakarta menilai Prodi Budidaya Perkebunan dan Prodi Pengolahan Hasil Perkebunan sebagai program unggulan. Enam prodi ITSI mencakup rantai nilai industri sawit dari hulu hingga hilir, termasuk teknologi proteksi, integrasi digital, dan rekayasa kimia.
Tantangan industri dan pesan untuk lulusan
Ketua Aptisi Sumut mengingatkan lulusan agar menambah keterampilan pendukung dan memahami tata kelola perkebunan modern. Erry Herman menekankan perlunya peningkatan produktivitas, pengendalian biaya, pelestarian lingkungan, dan tata kelola yang lebih kuat.
Prosesi wisuda ditutup dengan pembacaan surat keputusan akademik, tari-tarian, dan paduan suara. Dengan penguatan kurikulum dan sinergi industri, ITSI berharap lulusan siap menghadapi dinamika sektor perkebunan modern.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polsek Siantar Marihat Gelar Patroli Posko Bebas Narkoba di Bahkora II
Polsek Siantar Marihat melakukan patroli Posko Bebas Narkoba di Jl. Bahkora II pada 15 Oktober untuk mencega...
Pemprov Sumut Targetkan Pengaspalan 16 Km Jalan Pesisir Labuhanbatu 2027
Gubernur Sumut targetkan pengaspalan 16 km jalan pesisir Labuhanbatu pada 2027 untuk memperlancar mobilitas...
Polsek Kualuh Hulu Tangkap Bandar Sabu 8,96 Gram
Tim Opsnal Polsek Kualuh Hulu menangkap DS (39) dan menyita 8,96 gram sabu dari rumah kosong di Aek Kanopan...
Perbaikan Jalan Labusel–Rintis Senilai Rp21,2 Miliar Ditarget 2026
Pemprov Sumut percepat perbaikan Jalan Labusel–Rintis 6.489 m senilai Rp21,2 miliar; total dukungan BKP menc...
Polres Aceh Selatan Bongkar Penyelewengan Solar Subsidi, 1 Ditangkap
Polres Aceh Selatan menangkap KL (46) dan menyita ratusan liter solar serta dua mobil terkait dugaan penyele...
Bapenda Sumut Sediakan Bus Bayar Pajak di Operasi Sadar Pajak Medan
Bapenda Sumut dan Ditlantas adakan Operasi Sadar Pajak di Medan dengan bus pajak keliling untuk memudahkan p...