Lokal

Sumut Luncurkan 6 Bus Perintis untuk Pelajar Asahan

Bagikan:
Bupati Asahan mendampingi Gubernur melepas Bus Perintis untuk pelajar

KISARAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi meluncurkan program Bus Perintis khusus pelajar pada Kamis (15/10) di SMA Negeri 1 Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan. Peluncuran bertujuan memperluas akses transportasi aman bagi siswa dan mengurangi ketergantungan pada sepeda motor.

Peluncuran dan kehadiran pejabat

Acara berlangsung secara tatap muka dan virtual. Rangkaian dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan sambutan dari sejumlah pejabat daerah.

Hadir pada kegiatan itu antara lain Bupati Asahan, Ketua PN Kisaran, sejumlah komandan Yon, perwakilan Kejaksaan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, serta kepala OPD setempat. Prosesi ditutup dengan pelepasan bus secara resmi.

Alokasi Bus Perintis di Asahan

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumut atas perhatian pada sektor pendidikan. Ia mengatakan kehadiran bus memberi semangat baru bagi dunia pendidikan di daerahnya.

“Kehadiran Bapak Gubernur Sumatera Utara di Kabupaten Asahan menjadi motivasi besar bagi kami dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Keberadaan SMA Negeri yang tersebar di wilayah ini merupakan komitmen nyata untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat,”

Bupati merinci bahwa Kabupaten Asahan mendapat alokasi 6 unit Bus Perintis. Armada dibagi rata untuk dua kecamatan: Kecamatan Pulau Rakyat dan Kecamatan Silau Laut, masing-masing 3 unit.

“Keberadaan bus ini sangat membantu para pelajar, khususnya mereka yang jarak rumahnya cukup jauh dari sekolah. Selain meringankan beban biaya transportasi orang tua, layanan ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan di jalan raya,”

Visi provinsi dan data distribusi

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan, menyatakan program ini merupakan bagian dari visi Kolaborasi Sumut Berkah. Pemprov menyalurkan total 33 unit Bus Perintis ke beberapa kabupaten.

“Bantuan Bus Perintis ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan visi ‘Kolaborasi Sumut Berkah’ demi menuju Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan. Secara total, kami menyalurkan 33 unit Bus Perintis ke 5 kabupaten,”

Berikut distribusi Bus Perintis menurut data Dinas Perhubungan Sumut:

Kabupaten Jumlah Unit
Asahan 6
Batu Bara 6
Nias Utara 9
Samosir 6
Padang Lawas Utara 6

Tujuan keselamatan dan layanan tepat sasaran

Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, menekankan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas pembangunan provinsi. Ia meminta pemerintah daerah dan sekolah memastikan armada dipakai sesuai sasaran.

“Anak-anak kita yang memiliki jangkauan rumah cukup jauh dari sekolah harus mendapatkan pelayanan transportasi yang memadai. Pemprov Sumut menghadirkan Bus Perintis ini agar dapat menunjang aktivitas pendidikan mereka secara optimal dan tepat sasaran,”

Selain fokus pada transportasi, Gubernur juga mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah pasca-pandemi. Ia mengimbau sekolah menyediakan masker untuk peserta didik sebagai perlindungan dini.

Program Bus Perintis diharapkan tidak hanya menambah akses, tetapi juga menekan angka kecelakaan pelajar dan meringankan beban biaya bagi orang tua. Ke depan, pemantauan pemanfaatan armada menjadi kunci agar manfaatnya dirasakan luas.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait