Pemkab Taput Revitalisasi Salib Kasih jadi Destinasi Rohani Unggulan
TARUTUNG — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mendorong revitalisasi kawasan wisata rohani Salib Kasih di Perbukitan Siatas Barita, Simorangkir, untuk dijadikan destinasi unggulan nasional dan internasional. Pernyataan itu disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, saat menyambut ibadah peserta Rakernas V Majelis Pendidikan Kristen (MPK) di Indonesia pada Jumat (16/10).
Komitmen revitalisasi kawasan
Wakil Bupati mengatakan Pemkab Taput berkomitmen membenahi dan merevitalisasi kawasan Salib Kasih agar lebih nyaman dan memperkuat daya tarik wisata sejarah serta kerohanian. Upaya ini diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendukung pelestarian situs bersejarah.
Menurutnya, revitalisasi tidak hanya fokus pada sarana fisik, tetapi juga pengelolaan kawasan yang melibatkan masyarakat setempat. Kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan akan menjadi kunci pelaksanaan program tersebut.
Ibadah dan peserta Rakernas MPK
Ibadah bertema "Titik Nol Pekabaran Injil di Bona Pasogit" dihadiri pengurus MPK dari berbagai wilayah di Indonesia, tokoh masyarakat, serta jajaran Pemkab Taput. Dalam khotbah berdasarkan Lukas 10:25–37, Pdt. Gomar Gultom, M.Th., mengajak peserta menghidupi nilai kasih dan kepedulian sosial.
Pdt. Gomar menekankan pentingnya meneruskan warisan pelayanan para pelopor agama di daerah tersebut untuk kemajuan komunitas lokal.
Warisan I.L. Nommensen
Acara juga menyoroti kontribusi I.L. Nommensen dalam pendidikan, kesehatan, dan kehidupan masyarakat Batak. Peserta diajak mengenal sejarah pekabaran Injil oleh Nommensen di Tanah Batak melalui kunjungan ke puncak Salib Kasih.
Ketua MPK Wilayah Sumut-Aceh, Dr. RE Nainggolan MM, mengapresiasi dukungan Pemkab Taput dan masyarakat Siatas Barita. Ia mengundang peserta untuk kembali bersama keluarga menikmati wisata sejarah dan rohani di Tarutung.
Dukungan ekonomi lokal
Kegiatan ditutup dengan aksi mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Para peserta membeli kerajinan dan suvenir khas Tapanuli Utara yang dijajakan di kawasan wisata tersebut, memberikan dampak ekonomi langsung bagi penjual lokal.
Ketua Umum MPK Indonesia Handi Irawan menekankan pentingnya memperkuat komitmen pelayanan dan kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan Kristen di seluruh Indonesia.
Dengan inisiatif revitalisasi dan dukungan komunitas, Salib Kasih berpotensi menjadi titik temu antara nilai sejarah, pelayanan rohani, dan pengembangan ekonomi lokal di Tapanuli Utara.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Sumut Luncurkan 6 Bus Perintis untuk Pelajar Asahan
Pemprov Sumut meluncurkan 6 Bus Perintis untuk pelajar Asahan pada 15/10, sebagai upaya meningkatkan akses t...
Wisuda ITSI 2026: 445 Lulusan, 90 Langsung Direkrut Agrinas
ITSI mewisuda 445 lulusan; 90 sudah direkrut PT Agrinas. Kampus perkuat link-and-match, buka S-2, dan fokus...
Humbahas Terapkan PJJ untuk TK-SMP Akibat Asap Karhutla
Dinas Pendidikan Humbahas menerapkan PJJ untuk TK/PAUD, SD, dan SMP sejak 16 Oktober 2026 akibat asap karhut...
Polresta Deliserdang Ungkap Peredaran Sabu 1 kg di Lubuk Pakam
Polresta Deliserdang menyita sabu 1 kg dan menahan satu tersangka di Lubuk Pakam setelah laporan warga pada...
Mobil tahanan polisi masuk jurang di Labuhanbatu, insiden viral
Mobil dinas polisi yang membawa belasan tahanan terjun ke jurang di Rantau Prapat, Labuhanbatu pada 16/10; p...
Padangsidimpuan Terapkan PJJ Mulai 16 Oktober karena Kabut Asap
Padangsidimpuan berlakukan PJJ untuk TK/PAUD, SD, dan SMP mulai 16 Oktober 2026 karena kabut asap; kebijakan...