Pemprov Sumut Targetkan Pengaspalan 16 Km Jalan Pesisir Labuhanbatu 2027
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menargetkan pengaspalan jalan pesisir sepanjang 16 kilometer di Kabupaten Labuhanbatu pada 2027. Pernyataan itu disampaikan saat Pengajian Akbar Pemerintah Provinsi Sumut di Rantauprapat, Jumat 16 Oktober, sebagai tindak lanjut aspirasi masyarakat dan permohonan pemerintah daerah untuk memperbaiki akses transportasi.
Rencana pengaspalan dan target waktu
Bobby mengatakan rencana pengaspalan tersebut merupakan respons terhadap permintaan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu. Pemerintah provinsi berharap proyek ini dapat memperlancar mobilitas warga pesisir dan mendukung kegiatan ekonomi setempat.
Menurutnya, proyek akan diprioritaskan dan dijadwalkan pada 2027 sehingga konektivitas antar kawasan pesisir diharapkan meningkat.
Respon pemerintah daerah
Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita menyambut baik komitmen Pemprov Sumut. Ia menyebut pembangunan jalan pesisir sudah dimulai di beberapa titik dan masih tersisa sekitar 16 kilometer yang diharapkan dapat diselesaikan.
InsyaAllah, tahun depan jalan pesisir sepanjang 16 kilometer bisa dikerjakan
Maya juga menyampaikan terima kasih atas perhatian provinsi dan berharap realisasi dapat segera terlihat.
Kami berharap Bapak Gubernur bisa merealisasikannya. Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Labuhanbatu, kami mengucapkan terima kasih
Program sosial dan dukungan pendidikan keagamaan
Selain menyinggung infrastruktur, Bobby mengajak masyarakat, tokoh agama, lembaga pendidikan, keluarga, dan organisasi kepemudaan untuk berkolaborasi dalam memerangi penyalahgunaan narkoba demi melindungi generasi muda. Pemerintah provinsi juga menyatakan kesiapan mendukung pembangunan sarana pendidikan keagamaan.
Dukungan meliputi pembangunan ruang kelas, asrama pesantren, dan rumah tahfiz untuk memperkuat pembinaan generasi muda di Labuhanbatu.
Pemberangkatan umrah dan program kemasyarakatan
Dalam acara yang sama, Bobby memberangkatkan delapan warga Labuhanbatu untuk menunaikan umrah. Mereka terdiri atas empat pria dan empat wanita, termasuk warga lanjut usia, janda, serta seorang penarik becak bernama Muhammad Ali Harahap.
Dampak dan prospek
Pengaspalan jalan pesisir sepanjang 16 kilometer jika terealisasi akan meningkatkan aksesibilitas kawasan pesisir, mendorong aktivitas ekonomi, dan mempermudah layanan publik. Langkah ini juga diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam program pembangunan infrastruktur.
Realistisnya, keberhasilan proyek bergantung pada perencanaan anggaran, koordinasi lintas instansi, dan kelanjutan dukungan masyarakat hingga pelaksanaan fisik berjalan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Banjir Bosar Maligas, Polisi Evakuasi Pengendara di Simalungun
Banjir akibat luapan Sungai Perpayakan genangi jalan Bosar Maligas hingga 40 cm; Polsek turun tangan evakuas...
Polrestabes Medan Gerebek Kampung Narkoba di Desa Mencirim
Polrestabes Medan bersama BNN Sumut dan Dit Narkoba Polda Sumut menangkap bandar FI di Desa Mencirim dan men...
Yaspend Ahmad Yani Binjai Raih Juara Umum 1 POSI Sumut
SMP/SMA Yaspend Ahmad Yani Binjai meraih juara umum 1 POSI Sumut dan membawa 21 medali, hasil pembinaan ters...
Kemensos Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran di Medan Tembung
H.M Husni menyalurkan bantuan Kementerian Sosial untuk korban kebakaran di Jalan Suluh, Medan Tembung, pada...
Pemko Tanjungbalai Serahkan 40 Unit Bantuan untuk PKL Food Court
Pemko Tanjungbalai serahkan 40 unit bantuan gerobak dan tenda untuk PKL Food Court; penyaluran akan dilakuka...
Binjai Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga
Pemerintah Kota Binjai gelar Gerakan Pangan Murah di Stadion Binjai (16/10) untuk jaga pasokan dan harga, me...