Bobby Nasution Perbaiki Jalan 6,5 km di Nias Utara
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution kembali berkantor di Kepulauan Nias, Kamis (6/8), dan memimpin program pembangunan jalan di Kabupaten Nias Utara. Kunjungan ini fokus pada perbaikan ruas Tuhemberua-Lotu dan Lotu-Lahewa untuk membuka akses ekonomi dan mobilitas warga.
Pembangunan jalan dan anggaran
Pemerintah provinsi membangun dua ruas jalan utama di Nias Utara dengan total panjang 6,5 kilometer. Pekerjaan ini menggunakan anggaran dari APBD Sumatera Utara dan ditargetkan memperlancar akses antar kecamatan di pulau tersebut.
| Ruas | Panjang | Anggaran |
|---|---|---|
| Tuhemberua - Lotu | 4,0 km | Rp27 miliar |
| Lotu - Lahewa | 2,5 km | Rp17 miliar |
Respon warga
Perbaikan jalan mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Jalan yang sebelumnya rusak parah dan sering tergenang air kini mulai diperbaiki, sehingga aktivitas sehari-hari di Lotu menjadi lebih mudah.
Terima kasih Pak Gubernur telah memperbaiki jalan kami. Jalan ini sudah rusak bertahun-tahun.
Ucapan itu disampaikan Inania Gea, warga Kecamatan Lotu, saat menyambut perbaikan yang sedang berlangsung di depan rumahnya.
Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur. Baru kali ini ada gubernur yang berkantor di Pulau Nias. Ini merupakan sejarah, dan tidak salah kami sebut bahwa Bapak Gubernur adalah bapak pembangunan di Sumut.
Komentar serupa datang dari Jehan Gea yang menyebut jalan tersebut sebagai urat nadi perekonomian dan mobilitas masyarakat Nias Utara.
Aspirasi masyarakat dan tindak lanjut pemerintah
Selain meninjau fisik jalan, Gubernur Bobby menerima aspirasi langsung dari warga. Beberapa usulan prioritas yang disampaikan meliputi drainase, bantuan irigasi, penambahan ruas jalan, dan pembangunan masjid.
- Pembangunan drainase
- Bantuan irigasi
- Penambahan pembangunan jalan
- Pembangunan masjid
Kami tidak bisa kerja sendiri tanpa bantuan bapak ibu semua. Jadi kalau sudah ada yang dikerjakan, minta tolong dijaga baik-baik.
Gubernur menginstruksikan kepala organisasi perangkat daerah terkait untuk segera menindaklanjuti usulan sesuai kewenangan masing-masing. Instruksi ini dimaksudkan agar rencana pembangunan cepat terealisasi dan manfaatnya berkelanjutan.
Makna kunjungan
Kantor gubernur di Kepulauan Nias dan perhatian langsung terhadap proyek infrastruktur dianggap langkah penting bagi percepatan pembangunan wilayah terluar. Dukungan dan partisipasi warga dinilai krusial agar investasi fasilitas umum dapat dirawat dan memberi manfaat jangka panjang bagi perekonomian lokal.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
ASPERA Mini Studio: Transformasi Digital Pembelajaran Speaking SAS
ASPERA Mini Studio hadir sebagai sistem pembelajaran speaking digital di SAS, memadukan studio, multimedia,...
Subulussalam Beringin Menuju Desa Definitif, BIG Lakukan Verifikasi Batas
Desa Persiapan Subulussalam Beringin menjalani verifikasi batas wilayah oleh BIG setelah peroleh kode regist...
Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Lonjakan Perceraian dan Kekerasan Anak
Ketua DPRK Banda Aceh kunjungi Mahkamah Syar'iyah, soroti lebih dari 300 perkara perceraian Jan–Sep 2026 dan...
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...