Blitar Bidik Juara Piala Presiden Jatim untuk Dua Tim U-12/U-10
BLITAR — Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar sekaligus Ketua Askota PSSI Kota Blitar, Yudi Meira, menargetkan dua wakil dari Kota Blitar meraih juara pada Festival Piala Presiden tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Kabupaten Lamongan. Pelepasan tim berlangsung di Sekretariat Askota PSSI Kota Blitar, Selasa (30/6/2026).
Pengiriman tim dan target juara
Dua tim yang dilepas adalah Bima Putra U-12 dan Putra Batara U-10. Kedua tim lolos mewakili Kota Blitar setelah menjuarai babak tingkat kabupaten. Yudi menegaskan targetnya jelas: juara provinsi.
"Target kita jelas, menjadi juara. Bermainlah dengan disiplin, penuh semangat, dan percaya pada kemampuan yang sudah dibangun selama latihan," kata Yudi Meira.
Alasan dan harapan pembinaan
Menurut Yudi, capaian ke tingkat provinsi merupakan buah dari proses pembinaan usia dini yang konsisten. Ia meminta pemain menjaga kedisiplinan taktik dan semangat tim saat menghadapi lawan-lawan unggulan dari daerah lain.
Lebih jauh, Yudi menilai turnamen ini penting untuk menambah pengalaman bertanding dan mengukur kemampuan pemain saat bersaing di level yang lebih kompetitif.
Format turnamen dan partisipasi
Festival Piala Presiden Jawa Timur berlangsung selama tiga hari di Kabupaten Lamongan. Turnamen diikuti tim-tim terbaik dari kabupaten dan kota se-Jawa Timur sebagai bagian dari program pembinaan sepak bola usia dini.
Panitia menyusun pertandingan berjenjang sehingga setiap tim mendapat kesempatan bermain beberapa kali. Hal ini menjadi nilai tambah bagi proses evaluasi pelatih terhadap perkembangan pemain.
Pesan sportivitas dan nama baik daerah
Selain mengejar prestasi, Yudi mengingatkan pentingnya menjunjung sportivitas. Ia meminta pemain tidak hanya fokus pada kemenangan, tetapi juga pada cara bermain yang baik.
"Jaga nama baik Kota Blitar, bermain sportif, dan berikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan," ujar Yudi Meira.
Penampilan kedua tim di level provinsi akan menjadi tolok ukur keberhasilan program pembinaan di tingkat lokal. Jika berhasil, pencapaian ini berpotensi mendorong dukungan lebih luas bagi program pembinaan usia dini di Kota Blitar.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
DPR Minta Pengusutan Tuntas Kekerasan Ibu terhadap Anak di Pamekasan
DPR minta polisi mengusut tuntas kasus kekerasan ibu terhadap anak di Pademawu, Pamekasan, termasuk pemeriks...
PDI Perjuangan: Perubahan APBD Sumenep Harus Pro Rakyat
Fraksi PDI Perjuangan minta Perubahan APBD Sumenep 2026 tetap berpihak pada rakyat meski PAD naik dan belanj...
Surabaya Minta Perlindungan untuk Pedagang Pasar Tradisional
DPRD Surabaya dan APPSI minta pemerintah lindungi pedagang pasar tradisional dari tekanan pasar modern, dari...
DPRD Jember Minta Pangkas Anggaran Rp2,8 Miliar untuk Stiker Bantuan
DPRD Jember minta Pemkab memangkas anggaran Rp2,8 miliar untuk stiker bantuan dan mengusulkan satu jenis sti...
Jaranan Hiasi Peringatan Kemerdekaan di Trenggalek
Ribuan warga menyaksikan pagelaran jaranan di halaman DPC PDI Perjuangan Trenggalek, 17 Agustus 2026, sebaga...
ASN Banyuwangi Berbagi daftarkan 1.144 pekerja informal ke BPJS
ASN Banyuwangi Berbagi mendaftarkan 1.144 pekerja informal ke BPJS Ketenagakerjaan pada 17 Agustus 2026 untu...