BK DPRD Medan akan Panggil Anggota NasDem Terkait Dugaan Penganiayaan
Badan Kehormatan (BK) DPRD Medan menyatakan akan memanggil seorang anggota DPRD dari Fraksi Partai NasDem berinisial AT terkait dugaan penganiayaan terhadap warga bernama Robin Marojahan Silalahi. Keputusan itu muncul setelah demonstrasi Aliansi Masyarakat Tolak Pejabat Bermental Preman (ATOMAN) di depan Gedung DPRD Medan, Senin (15/6).
Massa Desak Sanksi Etik dan PAW
Dalam aksi tersebut, massa menuntut agar BK DPRD Medan menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan dan mengusulkan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap AT. Mereka menilai tindakan dugaan kekerasan itu mencoreng citra lembaga legislatif.
- Meminta BK DPRD Medan memberikan sanksi etik kepada AT
- Mengusulkan proses PAW jika dugaan terbukti
- Meminta Polrestabes Medan memproses laporan
"Kekuasaan adalah amanah untuk melayani masyarakat. Bukan dijadikan alat untuk melakukan intimidasi atau kekerasan. Jadi, kita mendesak agar BK DPRD Medan untuk segera memberikan sanksi etik kepada AT yang dinilai telah mencoreng citra lembaga legislatif yang terhormat,"
Demikian disampaikan Koordinator Aksi, Ari Saputra. Ia menilai dugaan penganiayaan itu menunjukkan "arogansi kekuasaan" dan melukai rasa keadilan publik.
"Penganiayaan yang dilakukan AT sangat mencederai rasa keadilan terhadap masyarakat. Dan mencerminkan arogansi kekuasaan. Untuk itu kasus ini harus segera disikapi oleh BK DPRD Medan,"
Proses Laporan di Kepolisian dan Tindakan BK
Selain tuntutan ke BK, massa juga meminta Kapolrestabes Medan segera memproses laporan yang telah masuk ke Polrestabes Medan. Laporan tercatat dengan nomor STTLP/B/2424/VI/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.
Aksi massa diterima langsung oleh Ketua BK DPRD Medan, Lailatul Badri, bersama anggota BK yakni Robi Barus dan Edi Saputra. Di hadapan pengunjuk rasa, Lailatul Badri memastikan pihaknya akan memanggil AT untuk klarifikasi.
"Kami (BK) akan segera melakukan pemanggilan guna meminta klarifikasi terhadap AT. Dasar pemanggilan ini karena kami juga menerima surat laporan dari diduga korban penganiayaan,"
Partai Janji Panggil Kader
Ketua DPD Partai NasDem Kota Medan, Afif Abdillah, menyatakan partainya juga akan memanggil AT. Afif menyebut pemanggilan untuk meminta keterangan terhadap laporan yang telah masuk ke kepolisian.
"Minggu depan DPD Partai NasDem Kota Medan akan memanggil yang bersangkutan (AT) untuk dimintai keterangan terkait masalah ini,"
Afif menambahkan partainya menunggu proses hukum dan internal sebelum mengambil langkah lebih lanjut. Ia menyayangkan jika dugaan kekerasan tersebut terbukti dilakukan oleh kader NasDem.
Proyeksi dan Implikasi
BK DPRD Medan kini berada di posisi menyeimbangkan proses etik internal dan perkembangan penyidikan kepolisian. Jika bukti mendukung, sanksi etik atau usulan PAW bisa diajukan.
Kasus ini berpotensi menjadi sorotan publik karena melibatkan wakil rakyat. Proses klarifikasi BK dan pemeriksaan kepolisian akan menentukan langkah lanjutan dalam beberapa hari ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Binjai Waspada Pancaroba: Dinkes dan BPBD Ingatkan Empat Penyakit
Dinkes dan BPBD Binjai mengimbau waspada selama pancaroba: antisipasi angin, banjir, serta empat penyakit um...
Wali Kota Pematangsiantar Pimpin HLM Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi
Wali Kota Wesly pimpin HLM TPID-TP2DD-TPAKD di BI Pematangsiantar untuk jaga inflasi, percepat ETPD, dan per...
Tokoh Subulussalam Sepakat Hidupkan Kembali OGLS Rundeng
Tokoh Subulussalam, Wali Kota, dan mantan pejabat sepakat menghidupkan kembali OGLS Rundeng untuk melestarik...
Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak 120 Rumah di Medan Johor
Hujan deras dan angin kencang pada 18/8 merusak 120 rumah di Medan Johor; polisi turun tangan dan dirikan te...
Wakil Ketua PDI-P Desak Copot Kepala BGN Sumut Usai Keracunan MBG
Wakil Ketua PDI-P Sumut mendesak pencopotan Kepala BGN Sumut setelah ratusan siswa keracunan dalam program M...
Kejari Medan Terima Berkas Dugaan Penganiayaan Antonius Tumanggor
Kejari Medan menerima berkas dugaan penganiayaan terhadap anggota DPRD Antonius Tumanggor; berkas kini ditel...