Tokoh Subulussalam Sepakat Hidupkan Kembali OGLS Rundeng
Subulussalam — Puluhan tokoh masyarakat, Wali Kota Haji Rasyid Bancin, sejumlah kepala SKPK, dan mantan pejabat Pemko Subulussalam sepakat menggaungkan kembali Orkes Gambus Lae Souraya (OGLS) Rundeng. Pertemuan berlangsung Rabu (19/8) di area Kolam Kasman ‘Cafe Penang’, Desa Penanggalan Timur. Kesepakatan itu diambil untuk menghidupkan kembali orkes yang sejak tiga tahun terakhir hampir menghilang dari publik.
Pertemuan, peserta, dan susunan acara
Acara digagas Ketua Pembina OGLS Rundeng, Drs. H. Salmaza, MAP. Ketua panitia Asmial Kombih memaparkan latar belakang pertemuan dan sekilas profil orkes. Dari 200 undangan yang disebar, sekitar 70 orang hadir.
Acara dibuka dengan pembacaan Al-Quran oleh Mahmud Berutu dan sari tilawah oleh Jimi Wardana, personel OGLS. Perkenalan 15 personel orkes dan penampilan lagu oleh Roslaini juga menjadi bagian rangkaian.
- Pembukaan dan sambutan
- Pengenalan personel (15 orang)
- Persembahan lagu dan tilawah
- Diskusi penataan orkes dan penggalangan dana
Sejarah singkat dan kondisi alat musik
Dilaporkan, cikal bakal OGLS berasal dari Orkes Bunga Harapan (1962) dan resmi berdiri sebagai OGLS Rundeng sejak 1966. Namun dalam tiga tahun terakhir orkes ini nyaris tidak tampak di publik sehingga perlu dihidupkan kembali sebagai warisan budaya setempat.
Saat ini perangkat musik OGLS terbatas pada gambus, biola, dan suling. Peserta pertemuan sepakat diperlukan penambahan perangkat untuk memperkaya musikalitas orkes ke depan.
Dukungan pemerintah dan pengaturan hak
Dalam arahannya, Wali Kota Haji Rasyid Bancin menyatakan dukungan kepada OGLS Rundeng agar menjadi lebih maju. Ia menekankan perlunya rembug bersama antara pemerintah, panitia, dan tokoh masyarakat untuk penataan organisasi orkes.
Isu hak paten atau hak kepemilikan juga disoroti. Peserta meyakini selama ini orkes belum memiliki perlindungan hak resmi, sehingga perlu pembahasan lebih lanjut demi kelangsungan dan identitas orkes.
Penggalangan dana dan langkah lanjutan
Pada sesi sambung rasa yang dipimpin H. Muadz Vochry, tokoh Rundeng dan mantan Wakil Bupati Singkil, dilakukan pengumpulan dana untuk kelanjutan aktivitas OGLS Rundeng. Panitia berharap dana awal ini bisa digunakan untuk pengadaan alat dan program pembinaan.
"Melalui pertemuan pulung mekaum Orkes Gambus Lae Souraya Rundeng kita rajut silaturahmi menggaungkan kembali musik berirama Padang Pasir sebagai sarana dan dakwah yang islami di Negeri Sada Kata'"
Ketua Pembina Salmaza menegaskan bahwa OGLS Rundeng milik masyarakat Kota Subulussalam dan mengapresiasi dukungan berbagai pihak, khususnya panitia yang telah bekerja memfasilitasi pertemuan ini. Rangkaian tindak lanjut akan difokuskan pada perbaikan alat, penyusunan struktur organisasi, dan upaya pelindungan hak orkes.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...