Binjai Waspada Pancaroba: Dinkes dan BPBD Ingatkan Empat Penyakit
BINJAI — Musim pancaroba di Kota Binjai mulai menimbulkan gangguan aktivitas dan kesehatan. Pada Rabu (19/8), Sekretaris Dinas Kesehatan Binjai, dr. Indra Tarigan, dan Kepala Pelaksana BPBD, Rudi Iskandar Baros, mengimbau warga waspada terhadap perubahan cuaca, potensi angin kencang, banjir, serta lonjakan penyakit.
Empat penyakit yang perlu diwaspadai
Menurut dr. Indra, ada empat penyakit yang sering meningkat pada masa peralihan cuaca. Keempatnya adalah:
- Diare
- Influenza
- Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)
- Demam Berdarah Dengue (DBD)
Dr. Indra menekankan pentingnya pencegahan sederhana agar penularan dapat diminimalkan.
"Ketika beraktivitas jangan lupa bawa payung atau jas hujan meski cuaca pagi cerah. Ini sangat baik untuk mencegah perubahan cuaca yang sewaktu‑waktu terjadi,"
Imbauan menjaga kesehatan dan kebersihan
Untuk menjaga daya tahan tubuh, Dinkes menganjurkan peningkatan asupan vitamin, tidur cukup, dan konsumsi air putih. Selain itu, warga diminta menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah DBD.
"Jangan biarkan ada tempat jentik nyamuk. Lakukan pemberantasan jentik nyamuk satu kali dalam seminggu,"
Imbauan lain menyasar keselamatan saat cuaca buruk. Dr. Indra mengingatkan warga untuk menghindari beraktivitas di luar rumah saat hujan disertai angin dan tidak memarkir kendaraan di bawah pohon.
BPBD siaga antisipasi angin kencang dan banjir
BPBD Binjai terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan BMKG karena masa pancaroba diperkirakan berlangsung beberapa pekan ke depan. Rudi Iskandar Baros menyatakan tim siaga memonitor lima kecamatan.
"Kami BPBD terus berkoordinasi dengan BMKG. Masa pancaroba masih akan terjadi beberapa pekan ke depan. Karena itu kami mengimbau agar masyarakat tetap waspada,"
Untuk antisipasi, petugas disiagakan di pos Namusira‑sira dan pos Pantai Senyum. Dari laporan terkini, tinggi muka air masih dalam kondisi normal.
Penutup: kewaspadaan berlanjut
Perpaduan perubahan cuaca dan potensi bencana lokal membuat kewaspadaan warga dan kesiagaan instansi menjadi kunci. Pencegahan sederhana seperti menjaga kebersihan, meningkatkan imunitas, serta mengikuti arahan BPBD dan BMKG akan membantu mengurangi risiko selama masa pancaroba.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...