Lokal

Aceh Utara Pelajari Program Beut Kitab Bak Sikula di Aceh Besar

Bagikan:
Kunjungan Plt Kadisdik Dayah Aceh Utara ke Dinas Pendidikan Aceh Besar untuk mempelajari Program BKBS

Kota Jantho, Aceh — Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Utara, M Yunus SHI, memimpin kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Besar pada Kamis, 6 Agustus. Kunjungan dilaksanakan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar untuk mempelajari implementasi Program Beut Kitab Bak Sikula (BKBS). Tujuan utama adalah mempelajari konsep, mekanisme pelaksanaan, serta praktik terbaik program yang diterapkan di jenjang SD dan SMP.

Tujuan kunjungan dan sambutan

Rombongan Plt Kadisdik Dayah Aceh Utara didampingi Plt Kepala Bidang Pendidikan dan SDM Sazali SKom MKom I dan Kasi Sumber Daya Santri Hasanah SE. Mereka disambut oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Fahrurrazi SE, beserta jajaran. Pertemuan ini bertujuan meninjau langsung kurikulum, proses pembelajaran, hingga sistem monitoring yang berjalan.

Proses pelaksanaan Program BKBS

Dalam paparan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar menjelaskan tahapan penyusunan kebijakan Program BKBS. Penjelasan mencakup perancangan kurikulum, rekrutmen guru BKBS, pelaksanaan pembelajaran di lapangan, serta mekanisme monitoring dan evaluasi berkala. Langkah ini dibuat untuk memastikan implementasi yang sistematis dan terukur.

Apresiasi dan harapan

Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Utara, M Yunus, memberi apresiasi terhadap inovasi yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Ia menilai program itu mampu mengintegrasikan pendidikan formal dengan pendidikan keagamaan secara sistematis.

"Program Beut Kitab Bak Sikula merupakan terobosan yang mampu mengintegrasikan pendidikan formal dengan pendidikan keagamaan secara sistematis dan terukur. Program ini sangat layak menjadi referensi bagi pemerintah kabupaten/kota lain dalam memperkuat implementasi pendidikan berbasis nilai-nilai syariat Islam," ujar M Yunus.

Sinergi dan pengembangan berkelanjutan

Sekretaris Disdikbud Aceh Besar, Fahrurrazi SE, menyatakan keberhasilan BKBS berkat komitmen pemerintah daerah dan sinergi berbagai pihak. Ia menekankan peran ulama, akademisi, dan tenaga pendidik dalam penyusunan dan pelaksanaan program. Evaluasi berkelanjutan dilakukan untuk meningkatkan akhlak, karakter, serta kemampuan membaca dan memahami kitab bagi peserta didik.

"Program Beut Kitab Bak Sikula terus kami evaluasi dan kembangkan agar mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan akhlak, karakter, serta kemampuan membaca dan memahami kitab bagi peserta didik. Harapannya, program ini mampu melahirkan generasi Aceh yang cerdas, berkarakter Islami, dan memiliki pemahaman agama yang kuat," kata Fahrurrazi.

Impak dan kerja sama antar daerah

Kunjungan ini diharapkan memperkuat kerja sama antar kabupaten dalam mengembangkan inovasi pendidikan keagamaan. Pemerintah Aceh Besar menegaskan komitmen untuk menyempurnakan BKBS sebagai upaya mencetak sumber daya manusia unggul dan berakhlak karimah yang selaras dengan nilai keistimewaan Aceh.

Langkah pertukaran pengetahuan seperti ini dinilai penting untuk replikasi program di daerah lain yang ingin mengintegrasikan pendidikan formal dan keagamaan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait