Banjir Bandang Tutup Akses Dusun di Samosir, 3 Rumah Rusak
Samosir — Banjir bandang melanda Dusun I Sitobu, Desa Garoga, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sabtu (26/9) sekitar pukul 16.30 WIB. Aliran air bercampur tanah dan lumpur menutup akses jalan menuju dusun serta masuk ke permukiman warga.
Kronologi Banjir Bandang
Peristiwa dipicu oleh hujan berintensitas tinggi yang mengakibatluapkan aliran sungai setempat. Material tanah dan lumpur dari lereng perbukitan terbawa arus hingga menumpuk di pemukiman.
Akibatnya, akses jalan menuju Dusun I Sitobu tertutup material. Warga dan petugas menemukan lereng serta saluran air yang tersumbat lumpur setelah hujan reda.
Dampak dan Korban
Berdasarkan pendataan sementara, ada tiga unit rumah yang mengalami kerusakan ringan. Tidak dilaporkan korban jiwa dalam kejadian ini.
Rumah terdampak dihuni warga dengan rincian sebagai berikut:
- Lasmaria Sidauruk, 57, bersama dua orang lainnya;
- Saurma Manik, 61, bersama tujuh orang lainnya;
- Nurmasta, 59, bersama Peter Curson, 80, yang tercatat sebagai WNA.
Kerugian materi masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Evakuasi dan Penanganan
Personel Polsek Simanindo segera turun ke lokasi untuk membantu evakuasi dan pembersihan material. Petugas membersihkan tanah dan lumpur serta memantau kondisi untuk mengantisipasi bencana susulan.
Pada Sabtu malam sekitar pukul 20.12 WIB, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan meninjau warga terdampak yang telah dievakuasi ke Polsek Simanindo. Kapolres didampingi sejumlah pejabat Polres untuk memastikan keselamatan dan kebutuhan warga.
Hasil koordinasi menunjukkan seluruh warga terdampak memilih untuk tidak kembali ke rumah masing-masing sementara waktu. Mereka mengungsi ke rumah keluarga sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan hujan dan longsor susulan.
Imbauan dan Pantauan
Hingga malam hari, personel Polsek Simanindo bersama unsur terkait masih memantau lokasi. Petugas siaga untuk menanggapi potensi bencana susulan dan memastikan kondisi warga tetap aman.
Kepolisian Resor Samosir mengimbau masyarakat di sekitar lokasi agar tetap waspada, terutama saat hujan deras. Warga diminta mengikuti arahan petugas bila evakuasi diperlukan demi keselamatan bersama.
Langkah pembersihan dan pendataan kerugian akan dilanjutkan keesokan hari, sementara upaya pemulihan akses jalan menjadi prioritas agar mobilitas warga segera pulih.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Angin Kencang Rusak 19 Rumah di Pematangbandar, Simalungun
Hujan deras dan angin kencang di Pematangbandar (28/9/2026) merusak sekitar 19 rumah; BPBD dan Forkopimca te...
Polres Pematangsiantar Tangkap Tiga Tersangka Kasus Sabu
Polres Pematangsiantar menangkap tiga tersangka sabu pada 24-25 September; polisi menyita paket sabu dan pon...
Bobby: Transaksi Misi Dagang Jatim–Sumut Capai Rp2,5 T, UMKM Butuh Kurasi
Gubsu Bobby sebut transaksi misi dagang Jatim–Sumut capai Rp2,5 triliun namun soroti kesiapan kurasi UMKM ag...
Kasus Pembukaan Lahan Sawit PT Raja Marga di Simeulue Masih Diperiksa BPKP
Kasus dugaan pembukaan lahan sawit PT Raja Marga di Simeulue masih dalam proses ATT BPKP sejak 20 Juni 2026;...
Polresta Deliserdang Tangkap Pelaku Jambret yang Seret Nenek
Polresta Deliserdang menangkap terduga pelaku jambret TK, 28, yang menyeret korban lansia; polisi menyita po...
ICSM 2026 Tutup di Tanjungpinang, Hasilkan 10 Resolusi Tata Kelola Selat Malaka
ICSM 2026 di Tanjungpinang menutup konferensi dengan 10 resolusi dan 10 rekomendasi untuk tata kelola Selat...