Lokal

Polrestabes Medan Bakar Barak Narkoba; Jalinsum Putus, 3 Terduga Ditangkap

Bagikan:
Ilustrasi penindakan narkoba dan longsor yang mengganggu jalan lintas

Medan — Tim Polrestabes Medan membakar sejumlah barak liar yang diduga menjadi lokasi transaksi narkoba di Gang Pantai, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (18/10) petang. Aparat juga mengamankan seorang pemakai dan menyita beberapa paket sabu serta ganja beserta peralatan pendukung.

Penindakan dan barang bukti

Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Nugraha, mengatakan operasi itu dilakukan menindaklanjuti laporan warga tentang aktivitas jual-beli narkoba di barak-barak liar. Dari lokasi, polisi mengamankan seorang pemakai berinisial DW (19).

Polisi menyita sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi. Barang bukti tersebut menunjukkan dugaan aktivitas peredaran narkoba dalam skala kecil namun terorganisir.

  • Empat paket sabu siap edar
  • Tujuh paket ganja
  • Puluhan alat hisap sabu
  • Timangan elektrik

Jalinsum Batu Jomba Sipirok terputus akibat longsor

Akses Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Batu Jomba Sipirok, Dusun Aek Sulum, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, terputus akibat longsor pada Minggu (18/10) malam. Longsor menyebabkan macet total pada arus lalu lintas di lokasi.

"Kami laporkan bahwa situasi arus lalu lintas di Batu Jomba Sipirok terputus akibat longsor malam tadi,"

Kaposlantas Polsek Sipirok, Aipda V. Sitompul, menyatakan arus lalu lintas dialihkan sementara hingga kondisi aman dan material longsor dibersihkan. Pengendara diimbau mencari jalur alternatif selama proses evakuasi dan pembersihan berlangsung.

Jatanras Polda Sumut tangkap tiga terduga pelaku penembakan

Tim Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Sumut menangkap tiga terduga pelaku penembakan yang terjadi di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Senin (19/10). Kabid Humas Polda Sumut mengonfirmasi penangkapan tersebut namun menyatakan motif masih ditelusuri.

"Sudah ada tiga orang terduga pelaku yang diamankan. Iya, mereka anggota ormas (organisasi masyarakat),"

"Motifnya masih didalami,"

Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan tim penyidik tengah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk menentukan motif dan peran masing-masing terduga pelaku.

Implikasi dan langkah berikutnya

Ketiga peristiwa ini menyorot masalah keamanan publik yang berbeda: peredaran narkoba di permukiman, bencana alam yang mengganggu konektivitas, dan kekerasan bermotif kelompok. Polrestabes Medan dan Polda Sumut melanjutkan penyelidikan dan penanganan pada masing-masing kasus.

Warga diminta tetap melaporkan aktivitas mencurigakan dan mengikuti imbauan petugas saat terjadi gangguan akses jalan. Proses hukum terhadap para terduga pelaku dan upaya pemulihan jalur di Batu Jomba akan dilaporkan lebih lanjut setelah penanganan teknis selesai.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait